Covid-19 Di Daerah Naik Jangan Panik, Jangan Parno

Nasional | rm.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 06:25
Covid-19 Di Daerah Naik Jangan Panik, Jangan Parno

Tren kenaikan kasus positif Covid-19 masih terjadi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), saat ini ada 19 daerah yang dipantau ketat.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, 19 daerah dengan tren kenaikan kasus Covid ini tersebar di 13 provinsi dari Sumatera sampai Papua.

Nadia membeberkan, Fak-fak dan Purbalingga mengalami kenaikan kasus selama empat minggu berturut-turut. Sementara, 17 kabupaten/kota lainnya mengalami kenaikan rata-rata dua pekan berturut-turut.

Tren kenaikan itu dihitung oleh Kemenkes berdasarkan parameter penambahan yang melebihi 10 kasus dalam dua pekan di setiap daerah, jelas Nadia.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 ini juga meminta seluruh Pemerintah Daerah (pemda) giat melakukan akselerasi vaksinasi. Hal ini untuk mencapai kekebalan kelompok ( herd immunity ) yang ditargetkan Pemerintah.

Kita tahu perjalanan kita untuk bagaimana kita mengupayakan vaksinasi betul-betul bisa berjalan sesuai harapan ya. Artinya bisa berkontribusi terhadap penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, ujarnya.

Sesuai data yang dibagikan Kemenkes, 19 daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yakni Jawa Barat (Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya). Jawa Tengah (Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Pekalongan)

Kemudian Jawa Timur (Kabupaten Nganjuk) dan Sumatera Utara (Kabupaten Padang Lawas Utara). Sumatera Selatan (Kota Palembang) dan Sumatera Barat (Kota Bukittinggi).

Lalu Lampung (Kabupaten Lampung Utara dan Kota Bandar Lampung). Di Aceh, Lhokseumawe menjadi kota dengan tren kenaikan kasus Covid-19 tertinggi. Di Kepulauan Bangka Belitung ada Kabupaten Belitung Timur.

Kalimantan Barat (Kabupaten Sanggau, Kabupaten Melawi, Kota Pontianak). Lanjut di Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Timur). Maluku (Kabupaten Tanimbar). Papua Barat (Kabupaten Fak Fak).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemantauan 19 daerah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19. Terutama menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).

Kami mengamati situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, semuanya masih baik. Jadi kita tidak perlu khawatir, tapi kita memonitor yang memiliki potensi ada kenaikan kasus, kata Budi.

Dia mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya, kenaikan kasus konfirmasi masih dalam jumlah yang relatif kecil serta positivity rate dan keterisian tempat tidur di rumah sakit yang masih rendah. Seperti di Fakfak, Purbalingga, dan Lampung Utara.

Kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai kita terlambat kalau nanti ada kenaikan. Kurang lebih ada 19 kota yang kita monitor secara ketat, kita surveilans secara ketat karena ada kenaikan kasus, walaupun masih kecil, lebih dari dua minggu, tegasnya.

Budi menyebut, pihaknya juga memantau pelaksanaan tracing dan testing di setiap daerah sehingga dapat melakukan langkah perbaikan jika masih ditemukan kekurangan.

Testing harus dilakukan terhadap kontak erat hasil dari tracing, kata Budi.

Budi mengungkapkan, di daerah yang mengalami kenaikan kasus, terpantau mengalami penurunan kedisiplinan dalam tracing dan testing kontak erat. Untuk itu, dia mengimbau semua pimpinan daerah, agar selalu meningkatkan dan menjaga disiplin tracing dan juga testingnya.

Ini sangat penting untuk bisa mencegah adanya gelombang baru, tegas dia.

Selain memantau perkembangan penanganan Covid-19 di seluruh daerah, Pemerintah juga memantau perkembangan kasus di luar negeri. Serta mengintensifkan pelaksanaan genome sequencing untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran varian baru Covid-19 di Indonesia.

Semua gerakan atau kejadian kasus di negara-negara luar negeri ini kita pelajari dengan ketat, kita awasi dengan ketat dan kita laporkan ke Bapak Presiden Jokowi agar membuat kita tetap waspada terutama di masa Nataru ini, tukas Budi.

Netizen meminta pemda lebih waspada, dengan terus mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) dan meminta masyarakat ikut program vaksinasi Covid-19. Jangan sampai kasus Covid-19 meledak baru pemda bertindak.

ABSetyono mengutip pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengatakan, saat ini kenaikan kasus mulai terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Dia pun meminta masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai kenaikan kasus Covid-19.

Kenaikan kasus Covid-19 di 19 daerah harus menjadi peringatan bagi pemda lain agar lebih waspada dan selalu mengawasi prokes, kata @ rani_yurama . [ASI]

Artikel Asli