Jamin Kebutuhan Pokok di Akhir Tahun Aman

Nasional | radarjogja | Published at Jumat, 26 November 2021 - 05:30
Jamin Kebutuhan Pokok di Akhir Tahun Aman

RADAR JOGJA Menjelang akhir tahun Natal dan Tahun Baru, ketersediaan bahan kebutuhan pokok termasuk harga dipasaran dalam kondisi aman. Hanya satu komoditas minyak goreng curah yang masih melejit harganya dipasaran. Menjadi paling dominan yang mengalami kenaikan.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengatakan, ketersedian kebutuhan pokok menjelang akhir tahun sebagian besar tidak menjadi kendala. Pun harga di pasaran juga relatif stabil. Terkait ketersediaan (bahan pokok) tidak ada masalah. Distribusi juga tidak ada masalah. Sebagian besar kebutuhan pokok tidak naik, katanya disela pemantauan kebutuhan pokok di Pasar Kranggan bersama Dinas Perdagangan Kota Jogja dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kemarin (24/11).

Hanya ada satu komoditas yang diklaim masih menjadi masalah yaitu minyak goreng. Harga minyak goreng di pasaran masih melambung tinggi. Dibandingkan kebutuhan pokok lain seperti daging, beras, dan lain-lain untuk harga masih tergolong stabil. Ya ada cabai agak naik dikit tapi tidak signifikan, ya karena musim hujan. Kalau minyak ini memang ada kenaikan paling dominan, ujarnya.

Pemkot tengah menganalisa kenaikan bahan pokok tersebut difaktori apakah persoalan pada stok barang yang tidak lancar atau karena yang lain. Namun, khusus minyak goreng kenaikan harga bukan difaktori pada persoalan stok barang. Karena barangnya tersedia dan banyak, kebetulan juga harganya terus naik. Dan masyarakat membelinya juga tidak seperti biasanya hanya separoh- separohnya karena mereka nunggu harga turun, jelasnya.

Di Gunungkidul, Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul Sigit Haryanto tidak menampik kenaikan sejumlah harga komoditas pangan. Seperti telur ayam sempat menembus harga Rp 25 ribu per kilogram. Namun kondisi tersebut hanya berlangsung sesaat, karena saat sekarang mulai mendekati normal. Kenaikan harga masih kategori wajar, kata Sigit Haryanto.

Sebagai antisipasi, normalisasi harga disiasati dengan menggelar operasi pasar disejumlah titik. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Disperindag DIJ, BULOG, hingga Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIJ. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan ke sejumlah pasar sebagai langkah antisipasi jelang nataru. Fokus pemantauan dilakukan pada ketersediaan hingga harga bahan pokok.Stok dijamin aman sampai nataru nanti, ujarnya. (gun/wia/pra)

Artikel Asli