Kemenag: Aspek Kesejahteraan Guru Program Nasional

Nasional | republika | Published at Jumat, 26 November 2021 - 05:05
Kemenag: Aspek Kesejahteraan Guru Program Nasional

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Ali Ramdhani, menegaskan negara patut mengapresiasi dedikasi guru. Apresiasi diberikan lewat program-program strategis nasional, terutama berkaitan dengan aspek kesejahteraan guru.

Berbagai kebijakan dan program pun sudah diluncurkan Kementerian Agama. Misalnya, pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), baik bagi Guru Madrasah maupun Guru PAI sekolah, pengangkatan guru PPPK guru madrasah dan GPAI 2021-2022, pemberian bantuan insentif guru, serta pembayaran selisih tukin terhutang tahun 2015-2018.

"Pada aspek peningkatan kompetensi, kita telah dan sedang mengupayakan penguatan program sertifikasi guru melalui jalur PPG (pendidikan profesi guru), pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Pengawas, Asesmen Kompetensi Kepala Madrasah," kata dia dalam keterangan yang didapat Republika , Kamis (25/11).

Tak hanya itu, Ali Ramdhani juga menyampaikan ada sejumlah kegiatan penyelenggaraan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Ia pun berharap semoga langkah-langkah tersebut gayung bersambut diikuti dengan menguatnya kepedulian dan tumbuhnya cinta pendidik, demi terwujudnya generasi cerdas bermartabat.

Tak hanya itu, Dirjen Pendis ini juga berharap tema HGN 2021, yakni Guru Peduli Cerdaskan Anak Negeri, tidak hanya berhenti menjadi jargon. Tetapi, tema tersebut menunjukkan wujud nyata dalam ekosistem pendidikan agama dan keagamaan.

"Mari kita laksanakan bersama-sama untuk menggapai cita-cita luhur bangsa, mencerdaskan anak negeri. Guru hebat, siswa cerdas dan madrasah bermartabat," lanjutnya.

Kementerian Agama disebut melakukan upacara HGN di lapangan kantor, yang diawali dengan pengibaran bendera. Kegiatan ini diikuti terbatas oleh ASN Kementerian Agama dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Upacara HGN 2021 juga diikuti secara hybrid oleh keluarga besar ASN Kemenag, melalui zoom, YouTube Kemenag RI dan dan Pendis Channel.

Artikel Asli