Sandi Dukung Penjual Jamu Tradisional Dengan Alat Pemarut

Nasional | rm.id | Published at Jumat, 26 November 2021 - 01:00
Sandi Dukung Penjual Jamu Tradisional Dengan Alat Pemarut

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menemukan adanya penjual jamu yang masih mengerjakan pembuatan produknya dengan alat-alat tradisional. Hal ini ditemukan Sandi saat mengunjungi Desa Wisata Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Sandi kemudian langsung mengobrol dengan penjual jamu tradisional tersebut. Jamu yang dibuat secara tradisional memang sudah jarang ditemukan, dan ini perlu dilestarikan, katanya.

Menurutnya, penjual jamu yang bernama Ibu Lomin atau biasa disapa Ina Ela tersebut adalah penjual jamu satu-satunya di Desa Bonjeruk. Sehingga penjualannya juga lumayan. Ibu Lomin bahkan sudah melakukan inovasi, yaitu dengan menjual dua jenis jamu yaitu jenis bubuk dan siap minum.

Menurut Sandi, hal tersebut adalah salah satu inovasi yang mengikuti perkembangan. Dengan adanya inovasi, dia yakin usaha yang dilakukan Ibu Lomin bisa terus berkembang. Jadi, bisa membangkitkan ekonomi Ibu Lomin dan kalau pesanan berlipat-lipat bisa meminta tolong warga lainnya sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru, ucap Sandi.

Dalam perbincang itu, Bu Lomin mengeluhkan masih harus melakukan pekerjaan dengan sangat tradisional. Mendengar hal ini, Sandi langsung memesan alat pemarut di salah satu marketplace untuk Ibu Lomin, guna meningkatkan produksinya. Dia berharap, dengan ini, selain peningkatan ekonomi bisa juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Bonjeruk.

Ibu Lomin mengaku, selama ini bahan-bahan jamu yang dijualnya memang harus diparut dan direbus secara manual. Sehingga dirinya terkadang keteteran dengan pesanan yang diterima, walaupun saat ini dibantu beberapa orang dalam membungkus jamu hasil buatannya. Kalau yang pesan memang sudah banyak, tapi terkadang kita tidak sanggup menerima yang kian banyak, tuturnya.

Dia berjanji, alat pemarut jahe yang diberi Sandi akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memproduksi jamunya. Saya sangat terbantu dengan yang diberikan Pak Menteri. Kalau marut sendiri itu pasti lama. Terima kasih atas bantuannya Pak Menteri, ucapnya. [ USU ]

Artikel Asli