Wah Pak Musni Umar Beri Penjelasan Soal Buzzer Nih, Harap Perhatikan: Saya Sebagai Sosiolog…

Nasional | wartaekonomi | Published at Jumat, 26 November 2021 - 00:27
Wah Pak Musni Umar Beri Penjelasan Soal Buzzer Nih, Harap Perhatikan: Saya Sebagai Sosiolog…

Istilah buzzer atau buzzerp kembali mencuat akhir-akhir ini. Bukannya tanpa alasan, istilah ini mencuat terutama di media sosial seiring isu atau wacana pembentukan tim siber Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta yang diduga melindungi Anies Basewedan.

Sontak saja MUI sebagai lembaga keagamaan mendapat sorotan tajam atas wacana ini. Anies pun au tak mau ikut terseret dan juga mendapat atensi yang cukup besar.

Rencana itu dikaitkan dengan perisapan Anies di 2024 dengan mencoba mengcounter segala serangan yang mengarah pada Anies.

Tentu istilah buzzer/buzzerp ini juga sangat terkait dengan pembahasan yang disebutkan di atas tadi.

Musni Umar yang juga seorang Rektor di Universitas Ibnu Chaldun dalam akun twitternya coba bersuara soal isu buzzer ini. Dirinya menjelaskan dampak yang terjadi kedepan perihal kehadiran buzzer/buzzerp

Saya sebagai sosiolog melihat trend buzzerp akan semakin massif dan tidak terbendung, cuit Musni dalam akun Twitter pribadi sebagaimana dikutip di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa aktivitas buzzer/buzzerp sulit dibendung karena melibatkan banyak tokoh-tokoh penting seperti artis dan pegiat media sosial.

Tak tanggung-tanggung dirinya juga mengingatkan bahwa dengan gerakan atau aktivitas buzzer atau buzzerp yang begitu masif dan menggaet tokoh-tokoh pentin dapat menghancurkan persatuan umat Islam.

...sudah degan jelas menggaet tokoh terkemuka, artis, penggiat sosial media yang tidak ada ampun menjatuhkan, memfitnah, memojokkan umat Islam Indonesia dengan tujuan menghancurkan persatuan umat, tambah Musni dalam cuitannya.

Saya sebagai sosiolog melihat trend buzzerp akan semakin massif dan tdk terbendung dan sdh dgn jelas menggaet tokoh terkemuka, artis, penggiat sosial media yang tdk ada ampun menjatuhkan, memfitnah, memojokkan umat Islam Indonesia dengan tujuan menghancurkan persatuan umat

Musni Umar (@musniumar) November 25, 2021
Artikel Asli