Pemuda Pancasila Geruduk DPR: Mana Nyalimu Junimart

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 14:22
Pemuda Pancasila Geruduk DPR: Mana Nyalimu Junimart

JawaPos.com Ratusan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) menggeruduk halaman Gedung DPR terkait lontaran kalimat Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menertibkan ormas yang meresahkan.

Salah satu orator mengatakan meminta Junimart Girsang untung meminta maaf secara terbuka, bukan hanya lewat media massa saja.

Junimart minta maaf jangan lewat media, tapi hadapi kami, ujar salah satu orator di halaman Gedung DPR, Kamis (25/11).

Si orator tersebut juga menyesalkan telah mendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tempat Junimart Girsang bernaung menjadi anggota dewan.

Jadi ini kader PDIP yang kami capek-capek mendukung Anda, mana nyalimu Junimart, mana lidahmu, hadapi kami, kami minta Junimart keluar (keluar dari Gedunh DPR-Red), tegasnya.

Adapun anggota dari pasukan loreng oranye dan hitam ini menggeruduk halaman Gedung DPR sekira pukul 12.30 WIB. Rombongan membawa atribut bendera dengan logo PP dan spanduk bertuliskan tuntutan Junimart Girsang meminta maaf.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang meminta maaf kepada keluarga besar organiasai kemasyarakatan (ormas) Pemuda Pancasila (PP) mengenai pernyataanya terdahulu.

Adapun Junimart sebelumnya meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menertibkan ormas yang kerap terlibat bentrokan.

Namun demikian apabila saya dipersalahkan karena tanggapan itu, sebagai manusia beriman saya minta maaf kepada keluarga PP, ujar Junimart.

Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengaku keluarga besar PP tidak membaca stetment dirinya secara utuh yang meminta ormas ditertibkan oleh Kemendagri.

Karena tidak ada stetment saya yang menyatakan agar Kemendagri membubarkan PP sebagai ormas berskala nasional, katanya.

Junimart mengatakan, permintaan maaf ini lantaran dirinya menjunjung tinggi kedamaian antar sesama. Sehingga dia lebih memilih meminta maaf kepada keluarga besar PP.

Artikel Asli