Khusyuk Tahlilan, Motor Lenyap Disikat Maling

Nasional | jatimtimes.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 13:18
Khusyuk Tahlilan, Motor Lenyap Disikat Maling

JATIMTIMES - Seorang pria berinisial YAH, warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, pria berumur 47 tahun ini diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor Honda Vario 125 warna biru nopol AG 3106 REQ milik korban AS (47), warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru.

Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan, pelaku berhasil ditangkap unit Reskrim Polsek Ngantru yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Imam Basroni pada Selasa (23/11/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

"Pelaku ditangkap petugas kepolisian saat berada di rumah mertuanya di Desa Manggis Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri," kata Nenny. Kamis (25/11/2021).

Dijelaskan, kronologi kejadian berawal pada Senin (08/11/2021) sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu korban sedang sibuk mengurusi acara tahlilan keluarga di rumahnya di Dusun Besinan, Desa Ngantru.

Sebelumnya, anak korban memarkir satu unit sepeda motor Vario di halaman depan rumah dan meletakkan kunci motor itu di atas galon air yang berada di ruang tamu.

Setelah khusyuk mengikuti tahlilan, korban melihat sepeda motor miliknya sudah tidak ada di halaman rumahnya. Tak hanya itu. Kala dicek, ternyata kunci motor yang sebelumnya ditaruh di atas galon juga sudah tidak ada.

Mengetahui hal tersebut, korban menanyakan perihal keberadaan motor kepada anaknya. Berdasarkan keterangan saksi tersebut, motor korban telah dibawa oleh pelaku YAH tanpa seizin korban maupun saksi.

"Setelah acara tahlilan, korban baru mengetahui motor korban dan STNK yang tersimpan di jok motor dibawa oleh pelaku. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar 22 juta rupiah," ungkapnya.

Atas kejadian yang dialaminya, lanjut Nenny, korban melaporkannya ke Polsek Ngantru pada Selasa, (23/11/2021). Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ngantru bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan, anggota Unit Reskrim Polsek Ngantru akhirnya berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa uang sisa penjualan motor korban sebesar 35 ribu rupiah" ucapnya.

Atas perbuatannya, kini pelaku yang merupakan warga asal Desa Jia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini tersangka masih menjalani penahanan di Rutan Mapolsek Ngantru guna proses penyidikan lebih lanjut. "Tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-3 e dan 5 e KUH Pidana," tutup Nenny.

Artikel Asli