Hari Guru Nasional, Siswa Beri Kejutan

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 13:22
Hari Guru Nasional, Siswa Beri Kejutan

JawaPos.com- Dengan membawa kue ulang tahun, Eravanya Alodya, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, dan rekannya memberikan kejutan kepada para guru. Ucapan dan harapan pun mereka bawa dalam lembaran tulisan. Semuanya dilakukan dalam rangka Hari Guru Nasional yang jatuh pada Kamis hari ini (25/11).

Bukan hanya riuh tepuk tangan, suasana haru juga begitu terasa. Terutama yang dirasakan para guru. Mereka terharu lantaran masih ada siswa yang peduli pada peringatan Hari Guru.

Ini baru pertama ada siswa yang datang ke kantor memberikan kejutan, kata Ketua PGRI Surabaya Agnes Warsiati.

Menurut dia, kegiatan itu adalah wujud pendidikan karakter. Pendidikan tersebut tak hanya diterapkan di dalam kelas, tapi juga di luar sekolah. Praktiknya, para siswa bisa peduli pada peringatan Hari Guru. Sebab, perjalanan mereka tidak bisa terlepas dari peran guru. Kami berharap guru ada di hati siswa, ucapnya.

Dalam Hari Guru Ke-76, Agnes berharap PGRI bisa menjadi tempat bagi semua guru untuk saling berbagi, bercerita, dan belajar. Bukan hanya guru dari sekolah swasta, melainkan juga negeri. Apalagi, sekarang ada pendataan sarana dan prasarana di semua sekolah. Khususnya bagi sekolah yang didukung fasilitas secara baik. Dengan begitu, pemerataan pembelajaran bisa terjadi. Harapannya, tidak ada lagi anak di Surabaya yang tidak bersekolah, terangnya.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Alim Nurshodik menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk melatih kepekaan semua siswa. Termasuk menjalin silaturahmi dengan semua guru di PGRI. Dengan demikian, mereka juga paham sejarah berdirinya PGRI. Kami ingin para siswa bisa berbakti kepada semua guru, ucapnya.

Eravanya Alodya, salah seorang peserta, menambahkan bahwa kegiatan itu diikuti pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMPM 5 Surabaya. Siswa lain yang tak datang juga memberikan dukungan melalui tulisan. Isinya, apresiasi atas ketulusan para guru.

Artikel Asli