Sebulan Gelar Operasi, Polisi Tangkap 267 Penjahat

Nasional | lombokpost | Published at Kamis, 25 November 2021 - 12:20
Sebulan Gelar Operasi, Polisi Tangkap 267 Penjahat

MATARAM -Pihak kepolisian di NTB telah telah melaksanakan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Selama 32 hari operasi Ditreskrimum Polda NTB bersama polres jajaran mengungkap 189 kasus.

Dari pengungkapan itu, total ada 267 pelaku yang kita tangkap. Baik yang masuk dalam TO (target operasi) maupun non TO, kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata, Rabu (24/11).

Polresta Mataram paling banyak melakukan pengungkapan. Yaitu 59 kasus dengan 67 tersangka. Disusul Polres Lombok Timur (Lotim) sebanyak 25 kasus dengan 30 tersangka.

Dari hasil pengungkapan itu, kasus yang paling banyak adalah pencurian dengan pemberatan (curat). Selanjutnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Yang paling rawan terjadi pencurian dilakukan malam hari, kata Hari Brata.

Sejumlah barang bukti diamankan dalam kasus curat. Di antaranya 79 unit handphone; pesawat televisi; 6 unit kamera; cincin dan kalung emas; mesin bor, mesin las, dan lainnya. Barang buktinya berbagai macam, bebernya.

Saat menjalankan aksinya, para pelaku biasanya berkelompok. Ada juga yang beraksi sendiri. Biasanya sasaran mereka rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya, ujarnya.

Untuk menekan kasus curat ini, patroli blue light terus ditingkatkan. Masing-masing polres jajaran melakukan patroli 24 jam. Semua sudah diantisipasi, katanya.

Sementara itu, dalam kasus curanmor Ditreskrimum Polda NTB bersama polres jajaran mengamankan 76 unit sepeda motor dan empat unit mobil. Dari pengungkapan kasus curanmor itu ditemukan barang bukti berupa alat yang digunakan pelaku. Seperti kunci T, obeng, dan kunci palsu. Khusus untuk sepeda motor, penyidik sudah menginventarisir dan memberitahukan kepada pemilik, bebernya.

Dari pengungkapan itu polisi juga mengamankan uang tunai total Rp 717,24 juta. Uang tersebut merupakan hasil dari tindak kejahatan yang dilakukan pelaku. Ada juga 46 karung beras isi 25 kilogram dan 20 karung beras isi 25 kilogram.

Semua pelaku yang ditangkap kini ada yang sudah menjalani pidana, masih pembuktian di persidangan, dan ada juga yang masih proses penyidikan, kata dia.

Operasi KRYD yang berlangsung sejak 22 Oktober hingga 22 November itu juga bagian dari operasi mengamankan perhelatan Idemitsu Asia Talent Cup dan World Superbike di Sirkuit Mandalika. Operasi ini untuk menciptakan kondisi agar para penonton WSBK merasa aman dan nyaman, ujarnya. (arl/r1)

Artikel Asli