Buruh Demo Desak Revisi UMP di DPRD Kalsel Ungkap Fakta Soal Paman Birin

Nasional | apahabar.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 12:14
Buruh Demo Desak Revisi UMP di DPRD Kalsel Ungkap Fakta Soal Paman Birin

apahabar.com, BANJARMASIN Ribuan buruh yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk tolak UMP 2022, Kamis (25/11) mengungkap fakta terkait Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Para buruh ngaku pernah jadi relawan Sahbirin yang akrab disapa Paman Birin saat mencalonkan kepala daerah.

Kami ini adalah relawan buruh Sahabat Paman saat mencalon jadi Gubernur Kalsel, kata koordinator aksi Yoyoen Indarto. Menurut massa, mereka ibarat ayam yang kehilangan induknya.

Sebabnya saat protes soal UMP, Gubernur dan Wakil malah tak ada daerah. Hal tersebut menyakitkan hati buruh, karena saat meminta dukungan mereka dengan sukarela membantu tapi sebaliknya, saat aspirasi soal upah mereka tak didengar.

Sementara itu, Biro hukum konferensi Serikat pekerja seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel, Sumarlan mengaku akan teguh bertahan sampai sang Gubernur atau perwakilannya datang menganulir Surat Keputusan (SK) UMP 2022.

Walau tukang sapu yang datang, diperintahkan Gubernur, bisa merubah SK UMP 2022, kami akan terima, katanya.
Pihak janji akan bertahan di depan Kantor DPRD Kalsel hingga Gubernur tiba.

Menurut Sumarlan, kenaikan upah buruh mestinya sebanding dengan angka ekonomi Kalsel yang selalu tumbuh. Makanya para buruh minta agar UMP mereka naik paling sedikit 5 persen.

Enam hari lalu Gubernur Kalsel telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Upah tersebut. Dalam surat disebutkan kenaikan hanya berkisar 1,01 persen atau Rp 29.000.

Sementara, anggota Fraksi PKS DPRD Kalsel, Firman Yusi menawarkan audiensi para buruh dan Gubernur. Ia memfasilitasi para buruh untuk menyamakan langsung pada Gubernur Kalsel.

Pada prinsipnya DPRD Kalsel mendukung kenaikan UMP ini. Mestinya kenaikan ump itu yang jadi pertimbangan dari tahun ke tahun, kata Firman

Artikel Asli