Brio Jadi Mobil Honda Paling Laris Di GIIAS

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 11:56
Brio Jadi Mobil Honda Paling Laris Di GIIAS

PT Honda Prospect Motor mencatat penjualan sebanyak 1.511 unit selama pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Didukung insentif PPnBM dan kebaruan model, kontribusi terbesar untuk penjualan Honda di ajang GIIAS kali ini datang dari model-model yang mendapatkan insentif PPnBM dan beberapa model yang baru saja diluncurkan Honda.

Sepanjang pameran, All New Honda Brio menjadi model terlaris dengan penjualan 461 unit atau 31 persen dari total penjualan Honda di GIIAS 2021. Dari jumlah total tersebut, Honda Brio Satya menyumbang sebanyak 245 unit dan Honda Brio RS sebanyak 216 unit.

Selain itu, model lain yang mendapatkan insentif PPnBM yaitu City Hatchback RS dan model terbaru Honda yaitu All New Honda BR-V juga memberikan kontribusi terbesar untuk penjualan Honda di ajang ini.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HondaProspect Motor mengatakan, pencapaian Honda pada GIIAS 2021 ini cukup memuaskan,meskipun pameran masih diadakan pada masa pandemi. Popularitas Honda Brio sebagai mobil terlaris Honda berlanjut di ajang GIIAS tahun ini.

Selain itu, pencapaian Honda kali ini juga didukung program PPnBM dari pemerintah yang sangat efektif untuk menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian mobil, serta beberapa produk baru yang kami luncurkan di tahun ini, ujarnya.

Pada ajang GIIAS 2021, Honda menampilkan seluruh kendaraan terbarunya, di manasebagian di antaranya merupakan model produksi Indonesia yang termasuk ke dalam program PPnBM, yaitu Honda Brio, Honda Mobilio, Honda HR-V, Honda City Hatchback RS, dan Honda CR-V. Sementara itu, produk terbaru Honda yaitu All New Honda BR-V sudah tidak menerapkan relaksasi PPnBM pada harga yang diumumkan di GIIAS lalu.

Sesuai dengan rencana pengiriman di Januari tahun depan, harga All New Honda BR-V saat ini sudah termasuk pajak emisi yang nantinya akan berlaku. Meskipun demikian, harga tersebut dapat disesuaikan jika terjadi perubahan regulasi pajak di awal 2022. [ DIT ]

Artikel Asli