KRI Cakra-401 Mampu Menyelam hingga 200 Meter

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 12:02
KRI Cakra-401 Mampu Menyelam hingga 200 Meter

JawaPos.com Kekuatan Satuan Kapal Selam (Satkalsel) Koarmada II bertambah. Perbaikan total (overhaul) KRI Cakra-401 akhirnya telah melalui tahap commodore inspection.

Dengan demikian, kapal selam tersebut siap memperkuat lagi Satkalsel yang bermarkas di Surabaya.

Berdasar hasil commodore inspection tersebut, TNI-AL menyatakan bahwa overhaul kapal selam itu sudah sesuai dengan kontrak yang disepakati kedua pihak. Project Manager Overhaul KRI Cakra-401 Kolonel Laut (T) Wiranto menyampaikan, kapal selam buatan Jerman tersebut sudah diuji dan mampu mencapai kecepatan maksimal. Baik di atas maupun di bawah permukaan air.

Menilik fungsi dan kemampuan penyelamannya, KRI Cakra-401 menunjukkan hasil yang memuaskan dengan melakukan penyelaman sampai 200 meter, terang Wiranto.

Bukan hanya itu, sistem pipa dan katup-katup kapal selam tersebut juga sudah diuji dengan tekanan 3250 bar. Dengan ketahanan sistem terhadap tekanan sebesar itu, saat ini KRI Cakra-401 mampu menerima tekanan sampai kedalaman lebih dari 300 meter. Sebab, setiap bar tekanan yang diujikan setara dengan tekanan air di kedalaman 10 meter.

Sepanjang overhaul yang dilaksanakan PT PAL Indonesia, banyak bagian pada sistem elektrik, mekanik, dan navigasi KRI Cakra-401 yang disempurnakan. Begitu juga sistem sensor, sistem integrasi, sistem kendali penembakan torpedo, dan upaya mencapai performa maksimal.

Ketua Tim Commodore Inspection Laksamana Pertama TNI Wasis Priyono menyatakan bahwa timnya puas dengan hasil pengujian KRI Cakra-401. Capaian overhaul begitu membanggakan. Terdapat kepercayaan tinggi untuk mencapai kedalaman di atas 200 meter, ujar Wasis. Perwira tinggi bintang satu TNI-AL itu berani berkomentar demikian karena melihat langsung seluruh rangkaian commodore inspection di perairan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur.

Berdasar keterangan resmi dari PT PAL Indonesia, commodore inspection tak hanya menunjukkan kemampuan KRI Cakra-401 untuk dioperasikan kembali. Namun juga turut menjadi penanda bahwa kapal selam tersebut bisa kembali dioperasikan Satkalsel. Sebelum itu, PT PAL Indonesia akan melakukan serah terima KRI Cakra-401 kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Meski waktu serah terima tersebut belum disampaikan, PT PAL Indonesia memastikan bahwa agenda itu dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan, pihaknya sudah mendapat laporan dari Koarmada II bahwa overhaul KRI Cakra-401 telah tuntas. Tetapi belum diserahkan ke TNI-AL di Koarmada II, terang dia.

KRI Cakra-401 merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI-AL yang keberadaannya sangat strategis. Kapal perang itu kini menjadi satu-satunya kapal selam kelas cakra yang dimiliki TNI-AL. Sebelumnya, kapal sekelasnya, yakni KRI Nanggala-402, tenggelam di perairan utara Bali.

SIAP BERLAYAR LAGI
KRI Cakra-401 merupakan kapal selam buatan Jerman yang dipesan TNI-AL pada 1977 dan mulai beroperasi di Indonesia pada 1981.

Masuk kapal selam kelas cakra tipe 209/1300.

Dioperasikan di bawah Satuan Kapal Selam yang bermarkas di Surabaya.

Dilengkapi kemampuan meluncurkan torpedo bawah laut. Bisa diandalkan dalam misi-misi khusus bersama Kopaska.

Dengan tuntasnya overhaul KRI Cakra-401, total kapal selam yang tersedia menjadi empat unit.

Sumber: Berbagai sumber diolah Jawa Pos

Artikel Asli