Pasca New Normal, TASPEN Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 11:06
Pasca New Normal, TASPEN Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jaminan sosial, PT TASPEN (Persero) berkomitmen untuk mengikuti perkembangan tren dalam strategi bisnisnya.

Dalam Seminar Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2022 yang diselenggarakan secara daring oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Direktur Utama TASPEN ANS Kosasih menyampaikan materi dengan tema Reformulasi Strategis Bisnis dan Investasi Pasca New Normal, Selasa (23/11).

"Dalam kondisi saat ini, TASPEN selalu melakukan perubahan dalam konteks struktur organisasi, proses bisnis, bisnis model hingga corporate culture. Supayabisa terus mengikuti perubahan yang terjadi,sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," kata ANS Kosasih.

Hal tersebut diwujudkan, untukmenciptakan kondisi perusahaan yang stabil dalam segala kondisi, khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Komitmen ini akan terus kami jalankan, untuk menciptakan perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan kontribusi yang lebih besar bagi negara Indonesia. Khususnya,mengenai kesejahteraan pensiunan ASN," imbuh ANS Kosasih.

Di tengah masa pandemi dan new normal, TASPEN tetap menjalankan roda bisnis secara berkelanjutan, dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan kepada peserta.

TASPEN melakukan transformasi digital dengan menghadirkan TASPEN One Hour Online Service, sebagai salah satu inovasi untuk memudahkan pengurusan klim peserta secara online.

Di samping itu, TASPEN menerapkan Governance, Risk, and Compliance yang semakin kuat, dengan pembentukan model Three Lines Of Defense. Demi mengoptimalkan penerapan pengelolaan risikodan meningkatkan efektivitas pengendalian internal perusahaan.

Saat ini, kondisi pandemi dan era new normal telah banyak mengubah lanskap perekonomian dan bisnis. Jika tidak ada langkah antisipasi, kinerja perusahaan bisa turun. Bahkan pailit.

Menghadapi kondisi tersebut, TASPEN selalu mengamati dan berusaha memanfaatkan berbagai peluang investasi dan operasional strategis. Dengan mengedepankan prinsip PAHALA yang merupakan singkatan dari Pastikan Aman, Hasil, Likuid, Andal, dan Antisipatif sebagai pedoman dalam menjalankan lini bisnis perusahaan.

Seminar IFSO dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) ini diselenggarakan untuk menggali potensi inovasi, dalam menghadapi peluang dan tantangan dalam menjalankan bisnis di tahun 2022 nanti. Terutama, yang terkaitoptimalisasi teknologi digital dan penguatan tata kelola perusahaan pasca pandemi.

Selama masa pandemi, TASPEN menerapkan layanan digital untuk memudahkan peserta. Salah satunya, dengan menghadirkan digital otentikasi.

Layanan ini memungkinkan peserta melakukan otentikasi melalui smartphone dan mengambil hak pensiun langsung melalui ATM.

Untuk menghindari penularan Covid-19, TASPEN meluncurkan layanan TASPEN PESONA (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona), yakni layanan berbasis daring yang meliputi TOOS (Taspen One-hour Online Service), layanan E-Klim, Tcare, dan Otentikasi Digital.

Peserta pensiunan dapat mengakses layanan TASPEN melalui e-klim.taspen.co.id dan tcare.taspen.co.id untuk mengunduh formulir klaim, mengajukan pertanyaan, dan keluhan.

Untuk informasi, dapat menghubungi Call Center 1500919, kunjungi laman website official www.Taspen.co.id, dan media sosial Facebook @Taspen, Twitter @Taspen, Youtube TASPEN, Instagram @Taspen.kita, dan Tiktok @Taspen.id. [HES]

Artikel Asli