Cegah Mudik Selama Nataru, Polisi Perkuat Posko PPKM Mikro

Nasional | limapagi.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 10:21
Cegah Mudik Selama Nataru, Polisi Perkuat Posko PPKM Mikro

LIMAPAGI - Seluruh Indonesia akan menerapkan PPKM Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selama periode itu masyarakat dilarang untuk mudik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan anggotanya untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik selama libur Nataru dengan melakukan penguatan Posko PPKM Mikro.

"Melakukan sosialisasi pembatasan PPKM Level 3 pada saat Nataru sehingga masyarakat dapat mempersiapkan diri dari jauh hari. Memasang banner, spanduk, baliho yang berisi imbauan kepada pemudik terkait prokes, kewajiban isoman, dan standar isoman yang baik," kata Sigit, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 November 2021.

Meski demikian, polisi tetap memperbolehkan masyarakat untuk mudik apabila memiliki keperluan mendesak. Sigit meminta masyarakat yang mudik saat libur Nataru melapor terlebih dahulu di Posko PPKM Mikro setempat.

Dia menjelaskan, masyarakat yang terpaksa mudik akan dipersilakan untuk membuat sejumlah dokumen yang di antaranya berisi identitas, sertifikat vaksin dosis 2, dan hasil swab terkini.

Sementara untuk masyarakat yang sudah sampai di daerah tujuan mudik, Sigit meminta jajarannya melakukan pengawasan agar mereka melapor ke Posko PPKM setempat, memberikan hasil swab antigen, dan menyerahkan sertifikat vaksin dosis 2.

Sigit memastikan, polisi akan melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat libur Nataru. Dia menjelaskan, upaya pengendalian kasus itu akan ditempatkan di banyak jalur moda transportasi, mulai dari darat, udara, dan laut.

Menurut Sigit, berdasarkan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) Amerika Serikat, Indonesia saat ini berada di zona hijau Covid-19 dengan tingkat penularan di level 1 sehingga aman untuk dikunjungi. Namun, kata dia, aman bukan berarti membuat masyarakat menjadi lengah.

Jadi tren positif ini harus dipertahankan. Jangan sampai kita justru lengah, tutup Sigit.

Selain mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, polisi juga melakukan pemetaan potensi kerawanan dan melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat libur Nataru.

Artikel Asli