Cegah Peserta Tes Curang, Timsel KPU-Bawaslu Pakai Teknologi Ini

Nasional | limapagi.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 11:05
Cegah Peserta Tes Curang, Timsel KPU-Bawaslu Pakai Teknologi Ini

LIMAPAGI - Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerapkan sistem screening wajah pada tahap seleksi tes tertulis, penulisan makalah dan psikologi dasar.

Ketua Timsel Juri Ardiantoro mengatakan penerapan skrining wajah itu merupakan salah satu strategi untuk memastikan proses seleksi berjalan jujur.

Dengan alat screening itu, penyelenggara hendak mematikan setiap peserta yang masuk ke ruang ujian merupakan peserta asli yang telah terdaftar dan lulus seleksi administrasi.

Makanya tadi, setiap mau masuk ruangan ada monitor yang kita bisa masang muka kita, dan kemudian dipindai (atau) discan dan akan keluar identitas kita sesuai yang ada di KTP, ujar Juri dikutip Limapagi dari keterangan tertulis, Kamis 25 November 2021.

Juri mengatakan tes ini merupakan salah satu rangkaian dari tahap seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu. Ia meminta pada peserta mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik.

"Tim Seleksi akan memilih 14 orang untuk calon anggota KPU dan 10 orang calon anggota Bawaslu yang kemudian diserahkan kepada presiden," ujar Juri.

Juri berharap, calon anggota yang nantinya terpilih merupakan orang yang memiliki integritas. Menurut Juri, hal itu penting dimiliki anggota KPU dan Bawaslu mengingat perannya sebagai fasilitator kontestasi Pemilu.

"Selain itu, mereka yang terpilih diharapkan dapat menjadikan KPU dan Bawaslu sebagai organisasi yang kuat dan mampu membangun perbaikan Pemilu serta demokrasi Indonesia di masa mendatang," imbuh Juri.

Juri mengungkap penggunaan sistem skrining itu melibatkan peran Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Proses tes ini berjalan dua hari, dimulai Rabu 24 November 2021 hingga Kamis 25 November 2021.

Artikel Asli