Tak Percaya Dewan, Buruh Desak Gubernur Kalsel Revisi Kenaikan UMP

Nasional | apahabar.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 10:35
Tak Percaya Dewan, Buruh Desak Gubernur Kalsel Revisi Kenaikan UMP

apahabar.com, BANJARMASIN Aksi demo buruh kembali berlangsung depan kantor DPRD Kalsel, Kamis (25/11).

Pada gerakan kali ini, buruh yang berunjuk rasa tak mau membubarkan diri sebelum bertemu Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Bahkan mereka kepala daerah yang biasa disapa Paman Birin itu untuk merevisi kenaikan UMP 1,01 persen yang telah diteken 19 November 2021 tadi.

Kami tak mau bubar sebelum Paman Birin menemui. Kami tak percaya lagi dengan DPRD hanya menampung aspirasi. Makanya kami ingin Gubernur yang datang ke sini, teriak Koordinator Aksi, Sumarlan.

Mereka menganggap Paman Birin lupa dengan prinsip otonomi daerah yang harusnya memperhatikan aspirasi masyarakat sebelum mengambil keputusan.

Gubernur kita lalai, saat ini tidak mementingkan kepentingan rakyat tapi hanya ikut mengikuti apa yang diputus oleh pusat, teriaknya.
Protes buruh disebabkan oleh kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang naik 1,01 persen. Bagi buruh Surat Keputusan itu harus dianulir karena dianggap tak sesuai.

Mestinya DPRD itu harus memperjuangkan, tapi buktinya mereka tak bisa memperjuangkan, katanya. Menurut mereka dengan meningkatnya ekonomi, upah buruh mestinya ikut naik.

Di saat bersamaan, para wakil rakyat tengah menggelar sidang Paripurna Istimewa pengesahan APBD 2022.

Tak ada Gubernur atau pun Wakilnya, H Muhidin hadir dalam paripurna istimewa itu. Pandangan Gubernur soal APBD diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar.

Informasi yang dihimpun, Gubernur dan Wakil malah tak berada Kalsel. Sabirin Noor sedang berobat di Jakarta, dan Wakil Gubernur berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Wagub menghadiri acara pariwisata, kerja sama antara Pemerintah Kalsel dan NTT.

Artikel Asli