Jelang Nataru, Kapolri Antisipasi Potensi Terorisme dan Ancaman KKB

Nasional | limapagi.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 09:30
Jelang Nataru, Kapolri Antisipasi Potensi Terorisme dan Ancaman KKB

LIMAPAGI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan dan melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sigit mengungkapkannya saat menggelar video conference kepada seluruh jajarannya terkait kesiapan pengamanan kamtibmas jelang Natal dan Tahun Baru guna menekan laju kasus Covid-19 nasional.

"Situasi kamtibmas sampai dengan saat ini masih relatif kondusif. Namun perlu diantisipasi kalender kamtibmas akhir tahun 2021 dimana terdapat banyak kegiatan yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik, kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 November 2021.

Seluruh Kasatker dan Kasatwil sudah harus mulai memetakan potensi kerawanan dan mempersiapkan rencana pengamanan serta langkah-langkah antisipasi," lanjutnya.

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, kamtibmas yang harus diantisipasi sejak dini di antaranya gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, unjuk rasa, dan aksi terorisme.

Harus mulai memetakan segala potensi yang terjadi sejak dini, diantaranya adalah gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, unjuk rasa dan aksi terorisme, ujar Sigit.

Selain gangguan kamtibmas, Sigit juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk bergerak cepat dalam upaya mitigasi bencana alam. Menurutnya, polisi harus cepat bertindak membantu masyarakat ketika bencana alam tiba.

"Dirikan posko serta siapkan sarana-prasarana evakuasi dan penanggulangan genangan air bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk mempercepat penanganan banjir, evakuasi warga, distribusi logistik, dan lainnya," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Pemerintah diketahui menetapkan PPKM Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru guna menekan angka kasus Covid-19.

Sigit mengatakan, polisi melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada saat sebelum dan setelah operasi lilin guna mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Artikel Asli