Jogjakarta Siapkan Strategi Antisipasi Kerumunan Libur Akhir Tahun

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 10:11
Jogjakarta Siapkan Strategi Antisipasi Kerumunan Libur Akhir Tahun

JawaPos.com Pemerintah Kota Jogjakarta siapkan strategi khusus untuk mengelola potensi kerumunan yang dimungkinkan terjadi selama libur akhir tahun. Pada saat itu, diterapkan PPKM level 3 secara nasional mulai 24 Desember 20212 Januari 2022.

Segala sesuatunya harus disiapkan. Kami akan hitung potensi kerumunan pada masa perayaan Natal dan libur akhir tahun supaya bisa diantisipasi dengan lebih baik. Tidak muncul kerumunan, kata Wakil Wali Kota Jogjakarta Heroe Poerwadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.

Meskipun masih menunggu Instruksi Gubernur Jogjakarta sebagai turunan dari Instruksi Mendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru 2022, Heroe memastikan akan melarang berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Yang jelas, tidak ada konvoi, pesta kembang api, dan kegiatan lain. Itu yang akan kami kelola termasuk mengelola kondisi di kawasan Malioboro, ujar Heroe.

Pemerintah Kota Jogjakarta, lanjut dia, akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait termasuk kepolisian dan TNI untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2022. Kebijakan one gate system untuk skrining kesehatan wisatawan tetap akan dilakukan. Kerja sama dengan PHRI dan Asita juga harus dikuatkan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dilakukan secara disiplin, papar Heroe.

Sementara itu, di tempat wisata, Heroe menyebut, harus dilakukan pengelolaan pengunjung dengan menerapkan aturan pembatasan sesuai kapasitas destinasi wisata.

Sebelumnya, Ketua PHRI Jogjakarta Deddy Pranawa Eryana berharap penerapan PPKM level 3 tidak disertai dengan aturan yang melarang masyarakat bepergian.

Bepergian tetap diperbolehkan dengan aturan protokol kesehatan ketat, vaksin dan antigen serta PeduliLindungi sehingga kegiatan ekonomi tetap bisa berjalan, tutur Deddy.

Sebagai pelaku usaha jasa pariwisata, Deddy pun memastikan PHRI Jogjakarta siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah. Tahun ini, pemerintah sudah memberikan informasi sejak jauh hari. Mudah-mudahan saja, aturannya tidak berubah-ubah dalam waktu singkat, ucap Deddy.

Artikel Asli