Penanganan Corona Di Indonesia Diakui Uni Eropa

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 08:00
Penanganan Corona Di Indonesia Diakui Uni Eropa

Indonesia kini masuk dalam daftar green list atau bebas masuk Uni Eropa pada Kamis (18/11). Sebelumnya, Indonesia masuk dalam daftar negara yang dilarang masuk benua biru.

Vaksinuntukkita mengunggah deretan meme berkaitan dengan dicabutnya larangan bepergian bagi Warga Indonesia ke Uni Eropa. Disebutkan, kesuksesan penanganan Covid-19 membuat Indonesia masuk daftar green list Uni Eropa.

Indonesia mendapat green list Uni Eropa bersama negara lain, yaitu Argentina, Australia, Bahrain, Kanada, Chile, Kolombia, Yordania, Kuwait, Namibia, Selandia Baru, Peru, Qatar, Rwanda, Aran Saudi, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Urugay dan China.

Vaksinuntukkita mengatakan, pencabutan larangan masuk ke Uni Eropa menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Soalnya, kasus Covid-19 di negara-negara tersebut kembali melonjak.

Untuk itu, kata Vaksinuntukkita, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus tetap menyarankan protokol kesehatan (prokes) diperketat di Eropa.

Masyarakat Indonesia juga diharapkan jangan lengah, vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan harus tetap diterapkan demi mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19, ujar Vaksinuntukkita.

Netizen bersyukur Uni Eropa akhirnya membuka pintu masuk bagi turis asal Indonesia. Keputusan tersebut membuktikan bahwa Uni Eropa percaya akan kemampuan Pemerintah Indonesia dalam pemulihan pandemi Covid-19.

Akun @ Pangeran_Melayu97 bersyukur atas keputusan negara Eropa yang sudah menerima kunjungan warga Indonesia.

Uni Eropa percaya akan kemampuan Pemerintah Indonesia dalam memulihkan pandemi, sehingga kasus Covid-19 terus turun, sahut @ RenaDivya .

Akun @ HanifahAndini96 mengajak masyarakat memberikan apresiasi kepada pemerintah atas penanganan Covid yang terus membaik. Terlebih, Indonesia juga mendapatkan apresiasi dari WHO dan negara-negara di dunia.

Meski Indonesia sudah masuk white list-nya Uni Eropa, tetap harus pakai selain vaksin Sinovac kalau mau ke Prancis, kata @ kyotiepie02 .

Menurut @ Argo004 , Indonesia beruntung kasus Covid-19 terus melandai.

Tetap jaga prokes, patuhi anjuran pemerintah supaya kasus Covid tidak naik, kata @ Argo004 .

Akun @ TanahMerah77 mengatakan, pada akhir 2021 pemerintah menargetkan 70 persen penduduk Indonesia sudah disuntik vaksin Covid-19.

Meski pintu masuk ke Uni Eropa sudah dibuka, @ AlbertSolo2 meminta warga negara Indonesia tidak melakukan perjalanan ke kawasan uni Eropa dan Inggris serta Rusia. Kasus harian Covid-19 di kawasan Eropa secara keseluruhan menunjukkan peningkatan, katanya.

Kalau mau berlibur di dalam negeri saja. Sebab, di beberapa negara Eropa kasus Covid-19 sedang naik tinggi, sambung @ Razi_ikram .

Akun @ Sierra_Mike tidak terlalu antusias dengan dibukanya pintu masuk Uni Eropa bagi turis Indonesia. Sebab, pembukaan pintu masuk tersebut bersamaan dengan kasus positif Covid-19 di Eropa yang sedang tinggi.

Menurut @ appierien , pembukaan pintu masuk ke Eropa bagi warga Indonesia hal yang wajar. Uni Eropa mempunyai fasilitasitas kesehatan yang bagus meski kasus Covid-19 sedang meninggi. Jadi jangan dibandingin dengan faskes Indonesia, kata dia. [TIF]

Artikel Asli