Gugatan Praperadilan Dikabulkan Hakim Status Tersangka Direktur PT Loco Montrado Gugur!

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 07:20
Gugatan Praperadilan Dikabulkan Hakim Status Tersangka Direktur PT Loco Montrado Gugur!

Status tersangka Siman Bahar gugur. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan praperadilan Direktur PT Loco Montrado itu terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hakim tunggal Suharno menyatakan, penetapan Siman Bahar alias Bong Kin Phin, sebagai tersangka oleh KPK tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum tetap.

Mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian, demikian amar putusan perkara nomor 90/Pid.Pra/2021/PN JKT.SEL yang dilansir situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel.

Meski status tersangka digugurkan, hakim tidak memerintahkan penghentian penyidikan kasus yang menjerat Siman Bahar.

Hakim hanya menyatakan penetapan Siman Bahar oleh KPK berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sprin.Dik/40/DIK.00/01/08/2021 dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), dibatalkan.

Menolak permohonan pemohon (Siman Bahar) selebihnya, putus Suharno.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri tak berkomentar mengenai pembatalan status tersangka Siman Bahar.

Sebelumnya dikabarkan, KPK tengah mengusut dugaan korupsi terkait kerjasama pengelolaan anoda logam antara PT Aneka Tambang (Antam) dengan PT Loco Montrado (LM) tahun 2017.

Ali menyampaikan informasi bahwa KPK sedang melakukan penyidikan. Namun, siapa saja yang terlibat belum bisa diungkap kepada publik.

KPK belum dapat menjabarkan mengenai konstruksi lengkap perkaranya, pasal yang disangkakan, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kata Ali.

Jubir berlatar jaksa ini menjelaskan, KPK akan menyampaikan informasi lebih lengkap setelah pihaknya menetapkan tersangka dan melakukan penahanan. Hal itu dilakukan menurut aturan pimpinan KPK yang baru.

Ali berharap, selama proses penyidikan perkara ini berlangsung, masyarakat dapat turut serta memantau dan mengawasinya.

Kami pun akan selalu menyampaikan setiap perkembangannya kepada publik sebagai wujud transparansi kinerja KPK, ujarnya.

Lebih lanjut Ali menerangkan, tim penyidik masih terus melengkapi dan mengumpulkan alat bukti. Serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang diduga mengetahui perkaranya.

Serta (melakukan) upaya paksa penggeledahan dan penyitaan berbagai barang bukti di beberapa lokasi, seperti di Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat, pungkasnya.

Diketahui, Siman Bahar alias Bong Kin Phin, adalah salah satu pengusaha besar asal Kalimantan. PT Loco Montrado sendiri pernah berperkara dengan PT. Tujuan Utama, terkait pembuatan perhiasan emas. Perkaranya sampai tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) dengan nomor perkara 1734 K/Pid.Sus/2017.

Kemudian, perusahaan Siman lainnya pernah digeledah KPK, yaitu PT Simba yang berlokasi di Dusun Coklat, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah.

Penggeledahan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang pergudangan dan dermaga itu dilakukan pada Jumat (17/9/2021). Dalam kasus itu, Siman Bahar diduga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Sebab, Siman Bahar mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK atas penetapannya sebagai tersangka. Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 90/Pid.Pra/2021/PN JKT.SEL yang diregister pada 22 September 2021.

Sebagai pemohon, Siman Bahar meminta hakim menyatakan penetapannya dirinya sebagai tersangka KPK berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sprin.Dik/40/DIK.00/01/08/2021, tanggal 19 Agustus 2021 tidak sah.

Dengan itu Siman meminta hakim agar memerintahkan KPK membatalkan penetapan dirinya sebagai tersangka, dan menghentikan penyidikan yang dilakukan terhadapnya.

Selain itu, meminta KPK memulihkan nama baiknya berikut hak dan kedudukan serta martabatnya. Apabila yang terhormat Hakim Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa permohonan aquo berpendapat lain, mohonputusan yang seadil-adilnya ( ex aequo et bono ), demikian penutup gugatan Siman Bahar. [BYU]

Artikel Asli