Upaya Pemerintah Selamatkan Nyawa Manusia PPKM Level 3 Bukan Untuk Mematikan Lahan Ekonomi

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 07:05
Upaya Pemerintah Selamatkan Nyawa Manusia PPKM Level 3 Bukan Untuk Mematikan Lahan Ekonomi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh daerah di Indonesia saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), merupakan bentuk penyelamatan nyawa manusia. Bukan untuk mematikan aktivitas ekonomi.

Anggota Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sub Bidang Mitigasi Falla Adinda mengatakan, masih ada yang menolak PPKM Level 3 periode Nataru yang akan diterapkan 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Menurutnya, rasa ingin kembali dalam situasi normal atau ketakutan ekonomi merugi, menjadi kecemasan tersendiri.

Kenaikan PPKM Level 3 ini sebenarnya bukan untuk mematikan lahan satu atau pun menghidupkan lahan lainnya. Tapi ini dipergunakan sebaik-baiknya dengan tujuan sebesar-besarnya, ujar Falla, saat diskusi virtual Waspada dan Tetap Produktif Akhir Tahun, kemarin.

Menurut dia, karena ini masih dalam situasi pandemi, seluruh dunia juga sekarang sedang mengalami hal sama, tidak hanya Indonesia saja.

Variabel kenaikan level PPKM bukan untuk mematikan, karena kebijakan yang diambil semata-mata untuk menyelamatkan yang paling penting dulu, yaitu nyawa manusia.

Diingatkannya, Indonesia harus belajar dari pengalaman dua gelombang Covid-19 sebelumnya. Kebijakan pembatasan mobilitas dan penerapan level PPKM menjadi salah satu upaya pengendalian.

Kita tidak ingin agar kasus di bulan Juli kemarin terulang lagi. Sekarang, pemerintah mengambil langkah preventif agar tidak terjadi pergerakan masyarakat, tidak terjadi kerumunan, tidak terjadi interaksi dan tidak banyak keluar kota, dan lain sebagainya, jelasnya.

Ketika ada lonjakan kasus Covid-19, kata dia, yang hilang bukan hanya nyawa manusia. Tapi juga, sistem kesehatan bisa kembali turun, demikian juga dengan fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes).

Kini, faskes dan nakes sudah mulai kembali lagi ke ritme awal. Tidak hanya menangani pasien Covid-19. Ini yang sudah berjalan, harus benar-benar dijaga, imbau Falla.

Karena itu, masyarakat perlu memahami, PPKM Level 3 masa Nataru bukan untuk mematikan lahan ekonomi.

Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan, penerapan kebijakan PPKM level 3 tersebut penting untuk mencegah lonjakan kasus infeksi virus Corona akibat libur panjang.

Wiku mengatakan, libur panjang Nataru berisiko meningkatkan mobilitas masyarakat. Seperti pengalaman sebelumnya, lonjakan mobilitas berakibat pada meningkatnya kasus Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah menilai perlu adanya pengetatan pembatasan mobilitas masyarakat sekaligus pendisiplinan 3M yang mencakup memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak melalui PPKM Level 3.

Wiku meminta seluruh pihak mendukung rencana pemerintah. Perlu dilakukan penyamaan level PPKM secara serentak agar kegiatan sosial masyarakat dapat berlangsung aman, imbaunya. [DIR]

Artikel Asli