Tanam Bibit Pisang Cavendish PNM Modali 81 Ribu Ibu-ibu Di Sukabumi

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 06:50
Tanam Bibit Pisang Cavendish PNM Modali 81 Ribu Ibu-ibu Di Sukabumi

PT Permodalan Nasional Madani atau PNM berkolaborasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN), Kementerian Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Kemenpkop UKM), dan PT Great Giant Pineapple (GGP), memberdayakan petani Kecamatan Warung Kiara, Sukabumi, dengan menanam pisang cavendish.

Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki mengatakan, dalam mengembangkan perkebunan pisang, petani diberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di sini, PNM juga ikut berkontribusi memberikan pembiayaan kepada istri petani maupun kaum ibu sekitar Warung Kiara. PNM tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan.

PNM melayani pembiayaan. Hingga saat ini pembiayaan berbasis kelompok yang telah kami layani di Sukabumi sebanyak 81 ribu ibu-ibu, dan 10,8 juta nasabah seluruh Indonesia, rinci Sunar dalam keterangan resminya yang diterima, kemarin.

Ia mengatakan, upaya PNM dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dilakukan melalui PNM Mekaar. Program ini merupakan salah satu produk unggulan PNM untuk pemberdayaan dan pembiayaan perempuan pra-sejahtera, berbasis kelompok yang diluncurkan pada awal 2016.

Bentuk tanggung jawab sosial yang dilakukan perusahaan terhadap masyarakat sekitar, sangatlah penting akan peran perusahaan kepada masyarakat, tegas Sunar.

Selama tenggang waktu panen, paparnya, istri para petani diberikan pembiayaan dan diajarkan untuk disiplin dan kerja keras. Serta tanggung renteng, bersatu memajukan usaha ibu-ibu nasabah PNM Mekaar. Sekaligus diberikan pelatihan kapasitas usaha makanan berbahan baku pisang.

Dalam kesempatan sama, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi langkah PNM, GGP, dan BNI dalam memberdayakan masyarakat pada program Reforma Agraria.

Kita perkuat sektor pangan nasional. Para petani kita konsolidasikan ke dalam koperasi, untuk menanam produk unggulan kualitas ekspor. Koperasi juga terhubung dengan offtaker dan lembaga pembiayaan bank, kata Teten.

Ia bilang, akan sulit membangun Korporatisasi Pangan bila petani berlahan sempit bekerja secara individu. Karena, produknya tidak akan efisien dan kompetitif.

Sementara, Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil mengajak para petani untuk disiplin ikut pembinaan PNM. PNM membuat program Mekaar karena ingin mendisplinkan peserta dan bisa melakukan pembinaan, ungkapnya.

Selain penanaman perdana bibit pisang Cavendish, PNM juga lakukan penyerahan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bantuan peralatan produksi bolu pisang kepada nasabah PNM Mekaar Warung Kiara.

Bantuan tersebut berupa oven, mixer dan loyang untuk 20 nasabah PNM Mekaar. Dilakukan juga pelatihan kapasitas usaha produksi bolu pisang kepada nasabah PNM Mekaar Warung Kiara.

Sebagai informasi, hingga 16 November 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 98,49 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,7 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan. [DWI]

Artikel Asli