Rancang Strategi Pemenangan Pileg Golkar Sumenep Ngebet Bikin Satu Fraksi DPRD

Nasional | rm.id | Published at Kamis, 25 November 2021 - 06:55
Rancang Strategi Pemenangan Pileg Golkar Sumenep Ngebet Bikin Satu Fraksi DPRD

Partai Golkar Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) bercita-cita membentuk satu fraksi di DPRD setempat melalui Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Untuk mewujudkannya, beringin segera merancang strategi pemenangan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Sumenep, Lukmanul Hakim mengatakan, pasca dilantik menjadi ketua pada Selasa (23/11), dirinya bertekad mengembalikan kejayaan Golkar di Kabupaten Sumenep. Pasalnya, Golkar punya sejarah manis dalam perjalanan politik di salah satu kabupaten di Jawa Timur itu.

Setelah saya didapuk sebagai Ketua Golkar Sumenep, kita punya target. Tentu harus bekerja bersama-sama, terangnya, kemarin.

Putra tertua almarhum KH Syafraji ini pun mengungkapkan, salah satu cara mengembalikan kejayaan Golkar adalah dengan mampu membentuk fraksi sendiri di DPRD Sumenep lewat perolehan kursi dalam Pileg 2024. Hanya saja, Lukman masih merahasiakan target kursi yang dicanangkan itu.

Poinnya saya sudah sampaikan kepada (pengurus tingkat) provinsi, (bahwa) pada 2024 kita harus punya satu fraksi, tegasnya.

Untuk menggenjot perolehan kursi, Lukman menyebut langkah yang perlu dilakukan dalam waktu dekat adalah konsolidasi dengan pengurus lama untuk memperkuat strategis pemenangan menyambut Pileg 2024.

Konsolidasi akan segera dilaksanakan untuk mencari komposisi pengurus baru. Hal ini bertujuan memperbaiki Golkar ke depannya. Minggu ini kita akan konsolidasi, tandasnya.

Diketahui, Partai Golkar saat ini tak memiliki satu pun perwakilan di DPRD Sumenep berdasarkan hasil Pileg 2019. Lukman mengaku memiliki tugas berat sebagai nahkoda baru Golkar. Tapi, dengan jaringan yang dimilikinya, Lukman optimis, target satu fraksi di DPRD Sumenep seperti ada dalam genggamannya.

Lukmanul Hakim tidak lain adalah putra Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Nyai Dewi Khalifah. Selain di politik, Lukman saat ini menjadi pengasuh Ponpes Aqidah Usymuni, Tarate, Pandian, Sumenep, setelah ayahandanya wafat.

Sementara Ketua DPD l Golkar Jatim M Sarmuji mengatakan, Golkar Sumenep membutuhkan penanganan khusus karena kursinya hilang dari empat jadi tidak ada sama sekali alias kosong.

Itulah mengapa kita menunda sedemikian lama pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang seharusnya sudah dilakukan setahun lalu, ujarnya.

Sarmuji mengingatkan, ukuran hebat dalam Pemilu adalah jumlah kursi. Ditegaskan, sebagai pengurus boleh saja merasa hebat, tetapi begitu kursi Golkar berkurang bahkan nol, semuanya jadi tidak ada artinya. Itu kita berlakukan juga terhadap Golkar provinsi, tutupnya. [SSL]

Artikel Asli