Sejumlah Guru SMP Dikabarkan Covid, Bupati Belum Terima Info

Nasional | gatra.com | Published at Kamis, 25 November 2021 - 03:56
Sejumlah Guru SMP Dikabarkan Covid, Bupati Belum Terima Info

Wonogiri, Gatra.com- Sejumlah guru SMP Negeri 2 Wonogiri dikabarkan terindikasi positif Covid-19. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengaku, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait sejumlah guru di SMP Negeri 2 Wonogiri yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ada indikasi. Nanti saya minta informasi resmi ke Kepala Dinkes," kata Bupati yang sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, Rabu (24/11).

Namun dikatakan Bupati, jika memang benar ada sejumlah guru di SMP Negeri 2 Wonogiri yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tersebut bakal ditunda. Bahkan saat penundaan PTM, pihaknya bakal melakukan testing dan tracing. Apabila sudah ada rekomendasi medis, barulah akan diputuskan kebijakan baru.

Sehingga dia meminta kepada orang tua siswa di sekolah bersangkutan untuk tenang. Sebab sejak awal, Bupati berkomitmen menangani pandemi sesuai dengan SOP yang ada. Infrastruktur pendukung hingga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Wonogiri juga sudah siap. Partisipasi publik dalam melakukan pengawasan menurutnya juga luar biasa. Menurut dia, itu modal sosial yang harus dikelola dengan baik.

"Demi melindungi siswa juga, sudah pasti. Langkah kita kan semuanya perlindungan. Kita pernah melewati masa yang sangat kritis pun bisa terkonsolidasi dengan baik, apalagi kondisi sekarang yang relatif sudah landai," tandas Bupati yang akrab disapa Jekek tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi Pemkab Wonogiri, per Rabu (23/11), total terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12.158 orang. Terkonfirmasi sembuh 10.740, dan terkonfirmasi meninggal dunia 1.403 orang.

Sedangkan saat ini masih ditemukan kasus aktif di Kabupaten Wonogiri, yakni 15 orang. Diantaranya 14 isolasi mandiri dan 1 dilakukan perawatan di rumah sakit.

Artikel Asli