Loading...
Loading…
Cegah Klaster di Sekolah, Puluhan Siswa Ikuti PCR

Cegah Klaster di Sekolah, Puluhan Siswa Ikuti PCR

Nasional | gatra.com | Rabu, 17 November 2021 - 17:01

Sukoharjo, Gatra.com - Guna mencegah munculnya klaster baru di lingkungan sekolah, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Polokarto menggelar test swab PCR di SMP Negeri 4 Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (17/11).

Test swab PCR ini mendapat perhatian Camat, Kapolsek, Danramil serta Kepala Puskesmas Polokarto. Test swab PCR ini dilakukan secara random atau acak dengan menyasar 50 siswa dan 10 tenaga pendidik.

"Untuk hari ini ada 50 siswa dan 10 guru semua kami pilih secara acak dan untuk hasilnya akan diketahui kurang lebih 3 hari mendatang," kata Kepala Puskesmas Polokarto, dr. Bambang Saptono, Rabu (17/11).

Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Camat Polokarto, Heri Mulyadi mengatakan, test swab PCR ini dilakukan secara berkala di semua jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya deteksi dini penyebaran covid 19.

Selain itu, swab ini dilakukan guna mencegah muncul klaster baru jelang pelaksanaan uji coba PTM di sekolah.

"Sasaran swab PCR ini adalah siswa dan guru yang semuanya dilakukan secara acak, dan kegiatan ini memang sudah rutin kami lakukan untuk mendeteksi dini penyebaran covid 19," kata Heri.

Kepala SMP Negeri 4 Polokarto, Sutarno menyampaikan, selama PTM berlangsung, pihak sekolah melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Hal ini berlaku tidak hanya untuk siswa saja, melainkan juga tenaga pendidik.

Bahkan SMP Negeri 4 Polokarto juga sudah membentuk tim pengendali Covid-19. Dimana dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Satgas Penanggulangan Covid-19 SMPN 4 Polokarto.

"Upaya mencegah penularan covid ini sudah kami lakukan dengan maksimal, tempat duduk siswa kami atur sedemikian rupa dan pelaksanaan prokes mulai dari kewajiban memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak kami pantau secara ketat," terangnya.

Sementara itu salah satu siswa bernama Rintis mengaku, meski awalnya takut, namun ia lega sudah mengikuti swab PCR. Dia berharap wabah Covid-19 segera berakhir dan pembelajaran bisa segera kembali berjalan normal.

"Tadi ya sempat deg-degan takut juga, tapi Alhamdulillah hasilnya negatif," tandasnya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{