Loading...
Loading…
Jaksa KPK Tuntut Hak Politik Nurdin Abdullah Dicabut

Jaksa KPK Tuntut Hak Politik Nurdin Abdullah Dicabut

Nasional | limapagi.id | Senin, 15 November 2021 - 17:57

LIMAPAGI - Sejumlah tuntutan dikenakan Kepada Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi. Selain tuntutan 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta, hak politik Nurdin Abdullah juga dituntut dicabut.

Bahkan, Jaksa menuntut hak politik Prof Nurdin Abdullah dicabut hingga lima tahun. Jaksa menilai mantan Bupati Bantaeng tersebut, terbukti secara sah menerima gratifikasi dari pengusaha untuk kepentingan pribadi.

"Menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani pidana," kata Jaksa KPK Zaenal Abidin di Pengadilan Negeri Tipikor Makassar, Jalan RA Kartini, Senin 15 November 2021.

Menurut jaksa KPK, pencabutan hak politik Nurdin Abdullah dianggap sejalan dalam menimbulkan efek jera terhadap terdakwa sebagaimana menjadi salah satu tujuan hukum pidana. Sehingga, dianggap arif dan bijaksana jika tuntutan ini dipenuhi majelis hakim.

"Itu cukup arif dan bijaksana jika kemudian majelis hakim memutus untuk mencabut hak atas diri terdakwa untuk dipilih atau menduduki jabatan publik," ucap Zaenal.

Dia juga menilai pencabutan hak politik ini membantu masyarakat untuk terhindar dari jalan memilih calon pemimpin secara keliru. Pemimpin yang telah menghianati amanat yang diberikan oleh masyarakat, tak pantas kembali menjadi pejabat publik.

"Haruslah dicegah dengan mencabut hak pilih seseorang yang nyata-nyata telah mengkhianati amanat yang pernah diberikan oleh masyarakat kepadanya untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, nepotisme apapun bentuk dan caranya," beber dia.

Kendati demikian, pencabutan hak politik tersebut juga harus diatur dalam batasan waktu tertentu seperti diatur dalam Pasal 381 KUHP, yaitu melindungi kepentingan publik ataupun masyarakat dari fakta, informasi dan persepsi yang salah dari calon pemimpin.

Original Source

Topik Menarik