BPBD Jember Imbau Warga di Tujuh Kecamatan Siaga Banjir

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 22:22
BPBD Jember Imbau Warga di Tujuh Kecamatan Siaga Banjir

JawaPos.com Kepala Bidang Pencegahan dan KesiapsiagaanBPBDJember Mahmud Rizal mengimbau warga di tujuh kecamatan meningkatkan kesiagaan terhadap potensi bencana banjir.

Tujuh kecamatan diprediksi BMKG meningkat pada status awas untuk potensi banjir yakni Kecamatan Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Panti, Kaliwates, Patrang, dan Sukorambi, kata Mahmud Rizal seperti dilansir dari Antara di Jember, Minggu (14/11).

Menurut dia, ada perkembangan informasi dari BMKG untuk beberapa kecamatan di Jember pada status awas, terutama masyarakat yang berada di bantaran sungai. Upaya yang harus dilakukan adalah evakuasi terhadap masyarakat tersebut. Upaya itu merupakan antisipasi terjadinya luapan dan meminimalisasiadanya korban, ujar Mahmud Rizal yang juga konsultan ahli kebencaanan tim Jember SAE Polres Jember.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin memerintahkan Kasatsamapta Polres Jember AKP Eko Basuki untuk berkoordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, menerjunkan pasukan dalam upaya evakuasi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Sesuai instruksi kapolres terkait perkembangan status awas di beberapa kecamatan tersebut, kami akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk bersinergi mengantisipasi terjadinya banjir, kata Eko.

Dalam upaya preventif, lanjut dia, akan dilakukan patroli siaga dan sosialisasi kepada masyarakat di beberapa kecamatan tersebut. Hal itu agar warga tidak melakukan aktivitas di sungai.

Kami mengimbau kepada masyarakat utamanya yang berada di daerah bibir sungai untuk sementara waktu bisa mengungusi ke tempat aman dan jangan melakukan kegiatan-kegiatan di sungai, kami khawatir air datang tiba-tiba, ujar Eko.

Dia juga berharap agar masyarakat ikut berperan aktif dalam menginformasikan kepada pihak-pihak terkait untuk mempermudah pemetaan daerah yang menjadi skala prioritas.

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor menerjang delapan desa di tiga kecamatan pada Rabu (10/11). Yakni di Kecamatan Semboro, Tanggul, dan Sumberbaru, mengakibatkan 1.294 rumah terdampak, dua rumah rusak berat, dan enam fasilitas umum rusak.

Artikel Asli