Satgas Jogjakarta Temukan Kasus Murid SD dari Klaster Sedayu Bantul

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 21:29
Satgas Jogjakarta Temukan Kasus Murid SD dari Klaster Sedayu Bantul

JawaPos.com Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jogjakarta temukan satu peserta didik di bangku sekolah dasar (SD) di kota tersebut terpapar Covid-19. Hasil penelusuran ( tracing ), pasien itu dari klaster Sedayu, Kabupaten Bantul.

Kami sudah melakukan tracing kepada seluruh kontak erat siswa tersebut, baik ke teman sekelas dan kontak erat lain. Ada 19 orang, kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jogjakarta Heroe Poerwadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Minggu (14/11).

Menurut dia, siswa tersebut sempat mengikuti pembelajaran tatap muka selama dua hari sebelum diketahui terpapar. Dia terpapar dari keluarganya.

Berdasar hasil tes yang dilakukan, lanjut Heroe, tidak ada penularan dari temuan tersebut. Sebab, seluruh kontak erat menunjukkan hasil tes negatif.

Alhamdullilah seluruh kontak erat menunjukkan hasil tes negatif. Ini pentingnya menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam berbagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari, kata Heroe.

Guna mengantisipasi potensi penularan karena Covid-19, pihaknya sudah mulai melakukan skrining terhadap siswa dan guru dari sekolah lain yang melakukan pembelajaran tatap muka. Skrining dilakukan melalui sampling dengan metode rapid test antigen .

Selain kepada siswa dan guru, skrining acak juga dilakukan terhadap pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jogjakarta yang sehari-hari bertugas di sektor pelayanan publik. Sudah dilakukan skrining acak dan hasilnya semua negatif, terang Heroe.

Heroe yang juga Wakil Wali Kota Jogjakarta berharap, masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam aktivitas mereka sehari-hari. Sebab, saat ini kegiatan sosial dan ekonomi kembali berangsur pulih.

Protokol kesehatan 5M itu tetap harus dilakukan. Jika ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, harus mendapat izin dari satgas setempat, papar Heroe.

Dengan meminta izin, HeroePoerwadiberharap penyelenggara dapat memberikan kepastian dan jaminan bahwa kegiatan diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Satgas di wilayah akan ikut mengawasi pelaksanaannya.

Pada Minggu (14/11), terdapat tambahan satu kasus Covid-19 di Kota Jogjakarta dengan empat pasien sembuh atau selesai isolasi dan tidak ada pasien meninggal dunia. Dengan demikian, total kasus aktif di kota tersebut tersisa 33 kasus.

Artikel Asli