Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi, Ketua KPK: Brimob Tameng Hidup Insan KPK

Nasional | rm.id | Published at Minggu, 14 November 2021 - 21:04
Dukung Kinerja Pemberantasan Korupsi, Ketua KPK: Brimob Tameng Hidup Insan KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan, pengorbanan dan keikhlasan insan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara, sangat dirasakan serta dibutuhkan masyarakat. Termasuk, KPK. Brimob turut mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

"Kita tentunya sering melihat sosok anggota Brimob bersenjata lengkap saat mengawal penyidik KPK di lapangan, khususnya ketika membentengi punggawa pemberantasan korupsi saat masuk ke sarang korupsi," ujar Firli, memperingati HUT ke-76 Brimob Polri, Minggu (14/11).

Bahkan, Brimob menjadi tameng hidup dan benteng perlindungan insan KPK saat bertugas memberantas korupsi. "Brimob adalah tameng hidup, garda terdepan yang melindungi segenap insan KPK saat menjalankan tugas menangani berbagai kasus korupsi, yang tidak tidak dapat dipungkiri memiliki risiko besar bagi keselamatan raga dan jiwa para punggawa pemberantas korupsi," sambungnya.

Jenderal polisi bintang tiga itu menyatakan, anggota Brimob selalu hadir membantu mengamankan insan KPK saat bertugas. Mulai dari kegiatan penyelidikan, penyidikan, penggeledahan, penangkapan hingga evakuasi tersangka dari TKP ke Gedung Merah Putih.

Kehadiran anggota Brimob tersebut memberikan rasa aman dan nyaman bagi insan KPK dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi di seluruh penjuru negeri ini.

Anggota Brimob, juga dinilai memiliki keahlian serta kemampuan mengubah situasi keruh menjadi tenang, suasana panas menjadi sejuk. Dengan demikian, tercipta atmosfer teduh yang membuat insan KPK lebih leluasa dan fokus menguliti kasus korupsi yang sedang ditangani.

"Kehadiran Brimob terbukti senantiasa meneduhkan suasana atau situasi yang kurang atau tidak kondusif ketika kami hendak membongkar praktik korupsi di berbagai tempat, baik di pusat maupun di daerah," terang mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) ini.

Bukan hanya melindungi atau mengamankan, anggota Brimob juga sering kali ikut membantu pegawai KPK meyakinkan pihak-pihak tertentu yang berkeberatan, mencoba menghalang-halangi atau menghambat proses kerja penanganan kasus korupsi di berbagai tempat dan daerah.

Jika langkah preventif tidak diindahkan, anggota Brimob dipastikan akan mengambil tindakan tegas yang terukur sesuai undang-undang, hukum dan peraturan.

"Tidak pernah sekalipun saya mendengar anggota Brimob mundur satu langkah, apalagi bubar ketika berhadapan dengan orang yang mengaku atau memang mengenal petinggi Polri, atau 'orang besar' lainnya di republik ini, saat diminta untuk melepaskan pengawalan terhadap insan KPK yang tengah bertugas membongkar praktik korupsi," tegas Firli.

Sebaliknya, tidak sedikit laporan dari pegawai KPK di lapangan tentang bagaimana solid, tegas dan tegarnya anggota Brimob saat menjadi tameng hidup bagi anggota KPK, khususnya yang berada di lapangan. Hal ini menunjukkan profesionalisme Brimob sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Firli menyatakan, sejak berdiri hingga detik ini, para anggota Brimob mampu menunjukan dedikasinya sebagai insan Rastra Sewakotama.

Dengan segala kemampuan profesionalismenya dalam menghadapi, mengatasi hingga menyelesaikan ragam permasalahan kamtibnas, para anggota Brimob menunjukkan diri sebagai abdi utama nusa dan bangsa, pelindung serta pengayom segenap tumpah darah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

"Yang saya pahami, setiap insan Bhayangkara dalam Korps Brimob selalu mengedepankan kaidah salus populi suprema lex esto dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, yaitu keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi sehingga wajib dan selalu mereka utamakan, kedepankan," beber Firli.

"Selamat memperingati Bhakti Brimob ke-76. Dengan semangat antikorupsi, mari kita gelorakan roh pengabdian tanpa batas bagi negeri, untuk mewujudkan cita-cita Indonesia jaya, Indonesia makmur, Indonesia aman, damai dan berkeadilan dalam kehidupan bangsa yang cerdas, merata bagi seluruh bangsa dan rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote," imbuh Firli, sekaligus menutup pernyataannya. [OKT]

Artikel Asli