Billy Mambrasar: Jokowi Sangat Cinta Rakyat Papua

Nasional | rm.id | Published at Minggu, 14 November 2021 - 20:39
Billy Mambrasar: Jokowi Sangat Cinta Rakyat Papua

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Billy Mambrasar mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat concern terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas orang Papua. Kata Billy, rasa cinta Jokowi terhadap Papua sangat dalam.

Billy mengungkapkan hal ini untuk menjawab pertanyaan beberapa orang yang berspekulasi bahwa Jokowi hanya melakukan pencitraan demi kepentingan ekonomi. "Saya tidak ingin membantah atau menggunakan teori khusus untuk menjelaskan alasannya. Lalu, ada apa di antara Jokowi dan Papua? penjelasan sederhananya hanyalah rasa cinta," ujar Billy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/11).

Cinta Jokowi terhadap Papua terlihat saat Presiden Jokowi dan rombongan singgah untuk membeli noken di Pasar Noken Taman Imbi, Kota Jayapura Sabtu (13/11). Peristiwa ini terjadi usai Jokowi menyaksikan pertandingan Judo di Peparnas ke-XVI di GOR Trikora Jayapura menuju GOR Cendrawasih untuk menyaksikan pertandingan Bulu Tangkis.

Momen itu mengingatkannya sewaktu mendampingi Presiden saat pembukaan PON XX 2021 pada pertengahan Oktober lalu dan melakukan kunjungan kerja hampir seminggu di waktu yang bersamaan. Katanya, saat rombongan melalui kota Jayapura, Jokowi menunjuk ke arah mama-mama dari Paniai yang berjualan di Taman Imbi, Kota Jayapura.

"Kami berdua kemudian berdiskusi sedikit di depan lobi Hotel sebelum beristirahat, dan beliau bertanya tentang mama-mama tersebut. Kemudian saya jelaskan dengan memaparkan cerita tentang mereka. Beliau kemudian berjanji, saat kembali nanti akan menghampiri mereka," cerita Billy.

"Hal tersebut beliau buktikan, saat kunjungan kerja menutup PeparnasXVI kemarin. Beliau datang, menyapa dan membeli Noken dari mama-mama Papua di Taman Imbi tersebut," lanjut Billy.

Bukan hanya itu, lanjut Billy, bentuk rasa cinta dan perhatian Presiden Jokowi untuk mama-mama Papua sudah banyak buktinya.

"Selain memerintahkan pembangunan pasar untuk mama-mama Papua, beliau juga mendorong berbagai program dalam bentuk bantuan modal usaha, bantuan sosial, bahkan selalu menyempatkan untuk mendengarkan keluh kesah mama-mama setiap kali melakukan kunjungan kerja ke Papua," imbuhnya.

Menyaksikan fakta kepedulian Jokowi tersebut, mengingatkannya pada nasehat Jokowi yaitu harus selalu bekerja keras, terus belajar dan pastikan pondasi pelayanan masyarakat harus kuat. Presiden Jokowi, kata Billy, juga sering menyampaikan, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang melayani, dan melayani itu harus pake rasa.

"Pesan itu terus saya pegang. Pemimpin adalah pemimpin yang melayani, dan rasa cinta adalah dasarnya, pondasi, kekuatan dan sumber energi untuk melakukan pelayanan itu, walaupun kita dicibir, difitnah, dengan rasa iri dan dengki," tutur Billy.

Kemudian, Billy yang merupakan Stafsus Presiden asal Papua ini juga mengatakan, Jokowi selalu menyebut dan memperkenalkannya dalam beberapa kesempatan. Baginya, sikap Jokowi tersebut adalah sebuah bentuk apresiasi, rasa percaya mendalam dan suntikan semangat, bukan hanya padanya, namun kepada seluruh anak Papua dan anak muda Indonesia.

"Pak Jokowi sangat percaya, bahwa perubahan ada dan terus akan terjadi. Utamanya bila didorong oleh anak muda. Beliau berharap agar manusia-manusia Papua, khususnya anak mudanya terlibat penuh membangun Papua, bahkan Indonesia. Itu alasan beliau membangun Papua Youth Creative Hub (PYCH) untuk mendorong kreatifitas dan keterlibatan anak-anak muda Papua dalam berbagai sektor," ungkap Billy.

Hal itu juga memancing ingatan Billy terhadap ucapan Jokowi yang selalu menegaskan, pembangunan jangan hanya infrastrukturnya saja. Tetapi yang lebih penting adalah bangun manusianya. Bahkan dalam aksi nyatanya, Jokowi getol mendorong Inpres Nomor 9 Tahun 2020, tentang percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat, yang nafasnya adalah pembangunan manusia Papua.

Sederet perubahan signifikan terjadi di Papua, sebut saja akselerasi infrastruktur, pembangunan Jembatan Youtefa di Jayapura yang megah, Jalan Trans Papua yang tersambung begitu cepat, hingga penyelenggaraan PON XX, penyelenggaraan Peparnas XVI 2021.

"Presiden percaya, Papua dan Manusia Papua sudah bisa. Satu hal dari pesan beliau kepada saya selama dua tahun kebelakang bekerja dengan beliau. Membangun Papua bukan hanya pekerjaan satu atau dua orang. Kita semua masing-masing memiliki peranan yang sama penting. Caranya jangan pernah berhenti berkarya, lakukan apa saja untuk mendapat pendidikan yang baik dan optimis bahwa bukan hanya Torang Bisa! Tetapi juga Torang Hebat!" pungkasnya. [ FAQ ]

Artikel Asli