Tiga Rumah Pompa di Sampang Dipastikan Bisa Cegah Banjir

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 20:30
Tiga Rumah Pompa di Sampang Dipastikan Bisa Cegah Banjir

JawaPos.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau tiga rumah pompa aliran Sungai Kemuning, Sampang, Sabtu (13/11). Yakni Rumah Pompa Jalan Bahagia, Rumah Pompa JalanDelima, dan Rumah Pompa Jalan Raya Panggung Kampung Dhabhukor.

Khofifah ingin memastikan kesiapan alat pompa air serta petugas jaga yang akan mengantisipasi banjir saat hujan lebat. Turut mendampingi Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, Kepala Dinas PU SDA Provinsk Jatim M. Isa Anshori, Kadis PUCK Jatim Baju Trihaksoro, dan Kalaksa BPBD Jatim Budi Santoso.

Peninjauan ini sebagai salah satu langkah mitigasi guna mengantisipasi banjir luapan Kali Kemuning yang hampir setiap tahun melanda Kabupaten Sampang, ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan, telah memerintahkan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim beserta jajarannya untuk melakukan check and recheck di semua sektor. Bahkan khusus untuk kawasan rumah pompa di Sampang, Gubernur Khofifah telah menginstruksikan jauh sebelum dilakukan apel kesiapsiagaan bencana Oktober lalu.

Ini betul-betul harus check and recheck . Saya sudah memerintahkan ke kadis PU SDA, bahkan jauh sebelum kita lakukan apel siaga banjir, ujar Khofifah.

Pada Desember tahun lalu, sempat terjadi banjir cukup luas dan agak lama sekitar 2 minggu. Atas hal tersebut, Khofifah menyebut menemukan sejumlah persoalan di antaranya pintu air tidak terbuka karena fiber optic -nya hilang, hingga genset dan aki yang tidak berfungsi. Untuk itu, dia meminta langkah cepat baik dari provinsi maupun pemerintah daerah setempat untuk terus melakukan mitigasi dan cek secara berkala.

Fenomena La Nina menurut prediski BMKG akan melanda pada akhir tahun, Gubernur Khofifah minta kewaspadaan dari semua pihak untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Warning semacam itu harus tetap menjadi catatan tersendiri untuk tetap waspada. Utamanya untuk check and recheck proses-proses yang bisa membantu sirkulasi air, terang Khofifah.

Sementara itu, berdasar laporan Dinas PU SDA Provinsi Jatim, penanganan banjir Sungai Kemuning dilaksanakan bersama Pemprov Jawa Timur dengan Kementerian PUPR. Untuk yahun ini, kondisi lima stasiun pompa di Sungai Kemuning, empat di antaranya telah dilakukan pemeliharaan rutin. Sedangkan satu unit pompa sedang overhaul /pemeliharaan berat. Akan tetapi, fungsi stasiun pompa tersebut masih dapat beroperasi karena untuk sementara disiapkan genset dan pompa mobile .

Artikel Asli