QRIS Mulai Digunakan di Koarmada II

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 20:15
QRIS Mulai Digunakan di Koarmada II

JawaPos.com Indeks inklusi keuangan di Jawa Timur pada 2019 menurutsurveiOJK tercatat 87,96 persen. Jika diasumsikan pertumbuhanrekening pelajar pada 2019 sampai 2021 adalah 5 persen, indeks inklusi keuangan Jatim saat ini diperkirakan telah mencapai 92 persen.

Pemprov Jatim akan terus mendorong perluasan inklusi keuangan dan literasi keuangan di semua lini dengan meluaskan kerja sama. Salah satunya, denganpenerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Koarmada ll.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, transaksi pembayaran non-tunai berbasis QRIS menjadi suatu kebutuhan dalam menghadapi era society 5.0. Sebab, akan lebih memudahkan transaksi secara mobile .

Khofifah menjelaskan, dengan diluncurkannya QRIS di kawasan Koarmada ll, artinya hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat luas terkait literasi finansial. Saat ini masih banyak masyarakat yang masih asing dengan hal tersebut.

Ini bagian penting bagaimana seluruh proses edukasi literasi finansial atau financial literate terkait cashless bisa terus tersampaikan kepada masyarakat kita, ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah berharap peluncuran QRIS di Koarmada ll akan menjadi bagian dari upaya untuk mewujudkan Jawa Timur Bangkit .Bangkit kesehatannya, bangkit perekonomiannya. Insya Allah masyarakat Jawa Timur akan lebih sejahtera, ucap Khofifah.

Terkait Surabaya Pahlawan Jazz, Khofifah menjelaskan, yang dilakukan itu merupakan upaya mendukung para pekerja seni yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan perhelatan Surabaya Pahlawan Jazz dengan protokol kesehatan sangat ketat dan penonton yang terbatas diharapkan bisa menjadi semangat bagi para pekerja seni untuk dapat tetap berkarya di tengah pandemi Covid-19.

Covid-19 mulai dapat dikendalikan di Jatim. Dan mudah-mudahan semua akan bisa memberikan penguatan semangat untuk bangkit, ekonominya bangkit, kita semua bangkit, sehat lahir batin, tutur Khofifah.

Sementara itu, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto menyampaikan bahwa QRIS telah digunakan sebagai alat pembayaran di Koarmada II.

Dia menjelaskan, digunakannya KRI Dewaruci sebagai venue Surabaya Pahlawan Jazz adalah sesuai perintah KSAL. Hal itu sebagai bentuk dukungan kepada pekerja seni dan upaya membangkitkan kembali perekonomian dan wisata di Surabaya dan Jawa Timur.

Melalui musik jazz ini kita akan bisa meningkatkan perekonomian, rekreasi dan pariwisata di Surabaya dan di Jawa Timur, papar Iwan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto menyampaikan, peluncuran QRIS adalah bentuk kerja sama dan bagian dari kolaborasi yang dibangun antara BI, Anggota Komisi 11 DPR Indah Kurnia, dan Koarmada ll, dalam memberikan penguatan utamanya di daerah 3T yaitu daerah terpencil, terluar dan terdepan.

Dia menambahkan, Surabaya Pahlawan Jazz adalah upaya yang dilakukan untuk memfasilitasi para pekerja seni untuk berkontribusi menuju Jatim Bangkit.

Kita semua tahu pekerjaan itu merupakan bagian dari ekonomi kreatif. Bank Indonesia punya kepedulian untuk mendorong pekerja seni, untuk mendorong ekonomi kreatif. Jadi ini mudah-mudahan membuat angin baik terutama ketika PPKM sudah level yang sangat memadai, ucap Budi.

Artikel Asli