Anggota DPR Fraksi PAN Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer Jadi ASN

Nasional | jatimtimes.com | Published at Minggu, 14 November 2021 - 19:52
Anggota DPR Fraksi PAN Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer Jadi ASN

JATIMTIMES - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zainudin Maliki mendesak Pemerintah Pusat segera mengangkat guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikannya pada saat diskusi bersama guru honorer di Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Minggu (14/11/2021).

Dia menegaskan bahwa pengangkatan guru honorer adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan pemerintah, karena utang pemerintah akan jasa guru honorer sangatlah banyak.

"Kami memandang penyelesaian masalah guru honorer hanya bisa melalui pengangkatan sebagai ASN. Pemerintah harus memberikan afirmasi prioritas. Karena jasa mereka sangat besar, apalagi mereka yang berusia 35 tahun ke atas yang pengabdiannya sudah di atas 10 tahun," tegas guru besar Universitas Muhammadiyah Surabaya ini.

Pria yang pernah menjabat Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini berharap pemerintah mempermudah seleksi ASN bagi guru honorer, jangan dipersulit dan diperumit.

Alumnus Doktor Sosiologi Universitas Airlangga itu juga mendesak agar proses pengangakatan dan perekrutan ASN tidak terlalu rumit. Kalau bisa prosesnya cepat, serta diselesaikan dengan proses administrasi yang cermat dan teliti, jangan sampai ada kekeliruan.

"Kami mendapatkan informasi di wilayah Lamongan dan Gresik ada guru yang berhasil lolos seleksi tetapi ternyata tidak tersedia formasinya. Sehingga, mereka awalnya bersujud syukur kemudian sekeluarga menangis, karena kebijakan yang tidak jelas itu," tegas DPR RI yang jadi dari Dapil X Lamongan - Gresik ini.

Pria kelahiran Kabupaten Tulungagung itu mengungkapkam bahwa pemerintah tidak mampu mengangkat para guru honorer menjadi ASN dengan alasan yang tidak pasti.

"Bahkan pemerintah hanya memberikan kuota PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Itupun yang semula kuota tahun 2021 sebanyak 1 juta guru, kini hanya tersedia 500 ribu kuota dan infonya sampai saat ini statusnya belum jelas. Oleh karena itu kami dari Fraksi PAN mendesak agar guru honorer segera diangkat jadi ASN," pungkasnya.

Artikel Asli