Temui TGH Turmidzy Badaruddin, Khofifah Cerita Masa-Masa Jadi Santri

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 19:55
Temui TGH Turmidzy Badaruddin, Khofifah Cerita Masa-Masa Jadi Santri

JawaPos.com Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan silaturahmi ke Pondok Qomarul Huda, Bagu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (14/11).

Dia disambut Pengasuh Pondok Tuan Guru Haji (TGH) Turmudzi Badaruddin. Khofifah yang juga ketua PP Muslimat itu berbagi cerita tentang kebersamaan di depan ratusan santriwan dan santriwati.

Saat mengunjungi pesantren tersebut, Khofifah didampingi Kepala Dinas Sosial M. Alwi dan Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Heru Wahono Santoso. Rombongan diterima dan disambut TGH Turmudzi Badaruddin.

Ulama yang juga Mustasyar PBNU itu mengalungkan selendang kepada mantan Menteri Sosial itu. Seusai penyambutan, rombongan diajak masuk ke ruang pertemuan di pondok tersebut.

Ratusan santri menyambut dengan iringan salawat. Khofifah menceritakan pengalaman masa kecil yang pernah berjualan es lilin. Saya jualan bukan untuk biaya sekolah, tapi untuk beli buku, ucap Khofifah.

Khofifah mengungkapkan pentingnya budaya literasi. Santri harus membaca banyak buku. Saat tidak memahami materi yang dibaca, santri bisa bertanya kepada ustad. Menurut dia, budaya itu harus dibiasakan.

Dia juga menceritakan pola dakwah yang digunakan beberapa ulama besar di Indonesia maupun di luar negeri. Mereka menyampaikan ilmu dengan menulis buku. Selanjunya, buku tersebut disebar dan dibaca.

Karena itu, santri harus banyak membaca untuk memahami dan memperdalam ajaran pada ulama, kata Khofifah.

Artikel Asli