Kasus Guru Ngaji Wik Wik Santriwati di Tulungagung, Polisi Panggil 9 Saksi

Nasional | jatimtimes.com | Published at Minggu, 14 November 2021 - 18:47
Kasus Guru Ngaji Wik Wik Santriwati di Tulungagung, Polisi Panggil 9 Saksi

JATIMTIMES - Dugaan pencabulan yang dilakukan oleh guru ngaji pada santrinya di salah satu desa di Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, masih terus ditelusuri. Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto melalui Kanit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Iptu Retno Pujiarsih mengatakan, kasus ini masih terus dilakukan penyelidikan, belum masuk tahap penyidikan. "Masih lidik," kata Iptu Retno, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/11/2021).

Terduga pelaku, yakni ustaz atau guru ngaji berinitial NK (55) juga telah didatangkan untuk dimintai keterangannya. "(Guru Ngaji) sudah didatangkan," kata Retno.

Sejak laporan dilayangkan oleh pihak korban, yakni wanita di bawah umur berinitial Menik (13), polisi telah memeriksa sekitar 9 saksi untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan itu. "Ada sembilan saksi kalau tidak salah," sebut Retno.

Untuk diketahui, kasus guru ngaji wik-wik santriwati ini dilaporkan oleh salah satu lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada dengan nomor laporan TBL/118/X/SPKT/Polres Tulungagung. Dalam laporannya, Menik mengaku mengalami pelecehan seksual yang dilakukan guru ngajinya, NK.

Rupanya bukan Menik saja, kasus wik-wik ini juga menimpa empat santriwati lainnya. Saat ngaji, Santriwati ini dilarang pakai celana, disuruh pakai rok. NK dilaporkan disebutkan sering menggerayangi bagian tubuh santriwati.

Bahkan, saat gerakan rukuk, NK dengan sengaja memegang pantatnya dan menempelkan alat kelaminnya. Pihak desa setempat, sudah melakukan langkah mediasi sesuai kesepakatan pelapor dan terlapor. Hasilnya, baik terlapor dan pelapor bersepakat untuk damai dan dituangkan dalam surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Dalam mediasi, hadir juga pelapor dan saksi kejadian disaksikan kepala desa. Meski mengakui memegang, tindakan itu masih mempunyai banyak tafsir.

Artikel Asli