Pertamina Cilacap 2 Kali Kebakaran, Kali Ini Tangki 31.000 Kiloliter Pertalite

Nasional | limapagi.id | Published at Minggu, 14 November 2021 - 12:50
Pertamina Cilacap 2 Kali Kebakaran, Kali Ini Tangki 31.000 Kiloliter Pertalite

LIMAPAGI - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap memastikan, tangki yang terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, 13 November 2021, sudah dilokalisasi.

General Manager Refinery Unit IV Cilacap - PT KPI Eko Sunarno menjelaskan, kebakaran yang terjadi pada pukul 19.10 WIB menimpa Tangki 36 T-102 bersamaan saat ada petir.

"Tangki ini berisi komponen Pertalite sekitar 31.000 kiloliter. Masih komponen, belum jadi produk Pertalite. Alhamdulillah kondisi tangki ini bisa kami isolated (dilokalisasi)" ujar Eko, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 14 November 2021.

Eko menyebut, hanya Tangki 36 T-102 yang terjadi kebakaran. Sementara itu, tangki lain di sekitarnya dipastikan telah diamankan dan saat ini sedang dilakukan pendinginan.

Berkenaan dengan unit proses, menurutnya, pihaknya dapat menyesuaikan untuk mengikuti alih tangki. Sehingga semuanya mampu berjalan normal.

"Hanya kapasitas kami sesuaikan. Transfer produk Pertalite ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis juga masih berlangsung dari Tangki 36 T-101. Dan Alhamdulillah bisa kami kendalikan," jelasnya.

Eko juga memastikan, pihaknya juga melakukan upaya pemadaman secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor.

"Mudah-mudahan dengan sekali tembak bisa padam," ungkapnya.

Eko menyebut, peristiwa kebakaran itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena seluruh pekerja yang ada di dalam area kilang terutama yang berasal dari pihak ketiga, sudah dievakuasi keluar.

Menurutnya, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap, untuk mengevakuasi sejumlah warga yang bermukim di dekat lokasi kebakaran.

Sebagai informasi, Kilang Cilacap telah dua kali mengalami kebakaran selama setahun ini. Sebelumnya, insiden kebakaran di kilang tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB pada Jumat, 11 Juni 2021 lalu.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada tangki T39 yang berisi benzena untuk produk dasar petrokimia.

Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan sepertiga produk benzena atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tangki 3.000 barel.

Artikel Asli