Tangki Cilacap Terbakar, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Beri Dukungan Moril

Nasional | rm.id | Published at Minggu, 14 November 2021 - 11:29
Tangki Cilacap Terbakar, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Beri Dukungan Moril

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar memberikan dukungan moril kepada keluarga besar PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap, Jawa Tengah, atas insiden terbakarnya Tangki 36 T-102,Sabtu (13/11) malam.

"Sebagai Presiden FSPPB, mewakili seluruh Ketua Umum (Ketum) Serikat Pekerja Pertamina, seluruh pengurus, dan seluruh pekerja Pertamina, siap memberikan support moral dan fisik untuk penanggulangan kebakaran di Cilacap tanpa memandang holding maupun subholding," kata Arie dalam keterangannya, Minggu (14/11).

Dukungan tersebut antara lain diberikan dalam bentukpenyediaan armada pemadam kebakaran, foam, tenaga kerja ( manpower ), dan upaya penanganan warga sekitar.

Selain itu,FSPPB juga telah memerintahkan seluruh Ketum Serikat Pekerja Pertamina untuk berkoordinasi dengan manajemen di wilayah kerja masing-masing,serta seluruh pekerja untuk siap kapan pun diperlukan dalam upaya pengendalian dan pemadaman musibah kebakaran tersebut.

"Saudara-saudara kami di Cilacap, kalian tidak sendirian. FSPPB juga meminta kepada perusahaan untuk mengerahkan segenap sumber dayanya secara maksimal, agar kebakaran ini dengan segala potensi dampak yang kemungkinan terjadi, bisa segera teratasi. Dan distribusi BBM kepada masyarakat pun tetap terjamin," papar Arie.

Arie yang pernah menjabat sebagai Ketua Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP pWK) Cilacap memohon doa seluruh rakyat Indonesia, agar kebakaran tersebut segera teratasi dan Pertamina tak lagi mengalami musibah yang sama.

Sehingga, Pertamina dapat maksimal menunaikan tugas dengan baik, untuk menyediakan energi untuk seluruh negeri.

Kebakaran di Tangki 36 T-102 yang berisi komponen Pertalite itu terjadi padaSabtu (14/11) pukul 19.10 WIB, saat hujan deras yang disertai petir.

Hingga Minggu (14/11) pagi, upaya pemadaman Tangki 36 T-102 itu masih terus dioptimalkan dengan mengerahkan High Capacity Foam Monitor.

Upaya pendinginan juga dilakukan di sekitar wilayah tangki, dengan water sprinkle, untuk mencegah merambatnya kebakaran.

Pertamina juga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji ke masyarakat, tetap aman dan tidak mengalami gangguan. [HES]

Artikel Asli