80 Personel Padamkan Api di Kilang Cilacap, Warga Sudah Tak Mengungsi

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 09:31
80 Personel Padamkan Api di Kilang Cilacap, Warga Sudah Tak Mengungsi

JawaPos.com PT Pertamina (Persero) terus melakukan upaya pemadaman di salah satu tanki yang terbakar di area Kilang Cilacap melalui offensive fire fighting sejak Sabtu (13/11) kemarin. Api pun berhasil dikendalikan.

Meski berhasil dikendalikan, kami tetap melakukan penyekatan di seputar tangki sekaligus melakukan pendinginan dengan fire truck dan hydrant agar api benar-benar padam, jelas Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya dalam siaran tertulis, Minggu (14/11).

Untuk offensive fire fighting , Pertamina telah mengerahkan sekitar 50 personel dari Tim Bantuan Keadaan Darurat (TBKD) dan 30 personel pemadam dari internal Pertamina. Pertamina juga melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengamanan kondisi di lokasi sekitar area kejadian.

Sepanjang upaya pemadaman, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati turut memonitor langsung penanganan insiden tersebut lewat Pertamina Integrated Command Center (PICC) di Gedung Graha Pertamina Jakarta.

PICC merupakan inovasi digitalisasi Pertamina dan menjadi pusat big data Pertamina yang berfungsi sebagai integrator dan memonitor seluruh aktivitas operasional secara real time .

Nicke memantau langsung penanganan insiden terbakarnya tangki di area Kilang Cilacap tersebut lewat tampilan video CCTV secara realtime yang terhubung langsung dengan sistem PICC Sabtu (13/11) malam. Nicke juga berkoordinasi erat dan menginstruksikan tim Pertamina, terutama yang ada di lapangan terus berupaya maksimal untuk mengatasi insiden.

Tak hanya itu, Nicke juga memantau pasokan BBM dan juga mekanisme pola suplai Regular, Alternative dan Emergency (RAE) yang juga terdata lewat sistem PICC. Nicke memastikan pasokan energi untuk masyarakat tidak terkendala dan distribusi tetap berjalan lancar.

Masyarakat sekitar yang sebelumnya sempat mengamankan diri di Aula Kelurahan Lomanis dan Masjid Baitul Munir Lomanis telah seluruhnya kembali ke rumah masing-masing. Kami mohon support serta doa seluruh masyarakat Indonesia, agar insiden ini dapat segera kami tangani secara tuntas, tutup Ifki.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa kejadian kebakaran tersebut mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tanki berisi produk Pertalite. Kebakaran mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tangki berisi produk Pertalite. Saat ini Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran, ujarnya.

Kilang Cilacap sendiri merupakan satu dari 6 Kilang Pertamina, dengan kapasitas pengolahan 270.000 barel per hari. Kilang ini memiliki 228 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.

Artikel Asli