Asah Kemampuan di Miss Teenager Indonesia

Nasional | radarjogja | Published at Minggu, 14 November 2021 - 08:36
Asah Kemampuan di Miss Teenager Indonesia

RADAR JOGJA Menjadi ahli lingkungan hidup. Itulah cita-cita Gina Fischer, perempuan asal Jogjakarta yang menjadi kontestan ajang pencarian bakat Miss Teenager Indonesia 2021. Isu dan masalah lingkungan yang masih membutuhkan perhatian, jadi alasan utamanya.

Melalui ajang pemilihan duta remaja tingkat nasional tersebut, Gina berharap pengalamannya makin bertambah. Mulai dari pengetahuan, organisasi, serta memberikan dampak positif kepada sesama. Semoga bisa memberikan yang terbaik karena saya mewakili Jogjakarta. Disamping harapan memenangkan ajang ini, saya berharap pengalaman nanti bisa membuka banyak jaringan lagi, ujar Gina Kepada Radar Jogja , Jumat (12/11).

Dara kelahiran Hildesheim, Jerman itu punya cita-cita mulia. Ya, meski usianya terbilang cukup muda, ia begitu concern terhadap lingkungan hidup. Cita-cita bisa jadi ahli ilmu lingkungan. Saya tertarik dengan isu-isu lingkungan apalagi saat ini global warming itu dampaknya terasa banget , paparnya. Yang pasti saya ingin bisa jadi orang yang bermanfaat untuk banyak orang sesuai bidang yang saya sukai, tambah dia.

Gina menjelaskan, awal ketertarikan mengikuti ajang Miss Teenager itu lantaran mendapat tawaran dari orang tua temannya. Lantas, ia pun mencoba untuk mendaftar. Tak disangka, Gina berhasil lolos seleksi lewat hand pick.

Setelah diterima ada banyak kegiatan yang diberikan kepada para peserta. Salah satunya berupa zoom meeting dari platimum skill. Yaitu lembaga pendidikan non formal dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Kegiatannya lebih ke persiapan Miss Teenager, bagaimana cara publik speaking , berpakaian dan mengenal pribadi seorang pemenang, beber bungsu dari dua bersaudara itu. Kita sebagai finalis dikasih tugas-tugas photoshoot atau bikin video untuk keperluan penjurian sebelum karantina, lanjutnya.

Adapun Miss Teenager adalah salah satu ajang pageant yang diikuti para remaja berbakat dari 34 provinsi di tanah air. Kayak ajang Puteri Indonesia tapi versi remaja. Tapi kalau ini itu lebih mengedepankan pengetahuan dan kecerdasan. Yang utama bukan cantik atau badannya bagus, tutur Gina.

Nah, pada 14-19 Desember nanti Gina akan mulai menjalani karantina di Surabaya, Jawa Timur. Di situ lah perjuangan perempuan 17 tahun itu dimulai. Ia akan bersaing dengan perwakilan-perwakilan dari daerah lain.

Selain mempersiapkan diri di ajang tersebut, Gina juga punya kesibukan lain. Yakni sebagai atlet basket. Olahraga yang sudah ia tekuni sejak enam tahun silam. Atau tepatnya saat duduk di bangku kelas 4 SD.

Selama berkarier di dunia basket, berbagai event pernah diikuti siswi SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta itu. Antara lain, Junior Basketball League (JRBL), Developmental Basketball League (DBL), GCBS Cup, Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ 2019, dan masih banyak lagi.

Kejuaraan basket banyak saya ikuti terutama antar SMP karena aktif main basket pas SMP. Tapi saat ini berharap juga bisa main di Porda 2022, semoga bisa jadi event terakhir sebelum saya nanti lanjut kuliah ke luar negeri, katanya. (ard/bah).

Artikel Asli