Sadis, Adik di Tegal Bunuh Ibunya dengan Kapak Lalu Aniaya Kakaknya yang Sedang Tertidur

Nasional | radartegal | Published at Minggu, 14 November 2021 - 07:30
Sadis, Adik di Tegal Bunuh Ibunya dengan Kapak Lalu Aniaya Kakaknya yang Sedang Tertidur

Dua orang warga Desa KemantranRT 02 RW 03 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Sabtu (13/11) petang, menjadi korban penganiayaan sadis. Akibatnya Tasriyah (76), tewas bersimbah darah dan anaknya, Aji Santoso (43), harus dilarikan ke rumah sakit, karena menderita luka serius.

Informasi yang berhasil dihimpun radartegal.com menyebutkan, keduanya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan MK (38). Pelaku yang merupakan anak kandung Tasriyah, yang diduga mengalami gangguan kejiawaan itu ngamuk menggunakan kapak sekitar pukul 18.00 WIB.

Warga sekitar, awalnya dikejutkan dengan penyerangan MK kepada kakaknya, Aji Santoso yang tengah tertidur di pos kamling. Penyerangan yang dilakukan secara tiba-tiba itu membuat kakaknya menderita luka serius dan bersimbah darah.

Aksi MK ini membuat warga yang sedang menunaikan ibadah salat Maghrib terkejut. Selain berusaha menangkap pelaku, sebagian warga langsung membawa korban ke RS Mitra Siaga.

Sedangkan pelaku usai berhasil ditenangkan dan ditangkap warga, langsung diamankan ke Mapolsek Kramat. Ketua RT 02 Desa Kemantran, Mulyohadi mengatakan bersamaan dengan dilarikan korban ke rumah sakit, warga lainnya bermaksud mencari dokumen untuk kepentingan perawatan korban di rumah sakit.

Ternyata, di rumah yang ditinggali korban, warga juga mendapatkan sang ibu pelaku dan korban, Tasriyah tewas bersimbah darah di dalam kamarnya. Diduga, sang ibu dianiaya lebih dulu hingga tewas oleh pelaku sebelum kakaknya.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Dityamembenarkan peristiwa itu. Menurutnya, memang ada korban meninggal dan luka berat.

"Ya ada korban meninggal dan luka berat," katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diunggah belum diketahui pasti penyebab penganiayaan yang dilakukan korban. Saat ini, pelaku yang diduga menderita gangguan kejiwaan masih berada di Mapolsek Kramat. (muj/zul)

Artikel Asli