Pertamina Sebut Tangki yang Terbakar di Cilacap Telah Dilokalisasi

Nasional | jawapos | Published at Minggu, 14 November 2021 - 05:58
Pertamina Sebut Tangki yang Terbakar di Cilacap Telah Dilokalisasi

JawaPos.com PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap memastikan tangki yang terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, telah berhasil dilokalisasi. Saat ini, masih dilakukan upaya pemadaman.

Saat menggelar konferensi pers di kantor PT KPI Unit Cilacap, Sabtu (13/11) malam, General Manager Refinery Unit IV Cilacap PT KPI Eko Sunarno mengatakan, kebakaran yang terjadi pada pukul 19.10 WIB menimpa Tangki 36 T-102 bersamaan saat ada petir.

Tangki ini berisi komponen Pertalite sekitar 31.000 kiloliter. Masih komponen, belum jadi produk Pertalite. Alhamdulillah kondisi tangki ini bisa kami isolated (dilokalisasi), kata Eko Sunarno seperti dilansir dari Antara .

Dengan demikian, kata dia, hanya Tangki 36 T-102 yang terjadi kebakaran. Sedangkan tangki lain di sekitarnya dapat diamankan dan saat sekarang dilakukan pendinginan.

Terkait dengan unit proses, dia menjelaskan, pihaknya dapat memyesuaikan untuk mengikuti alih tangki, sehingga semuanya dapat berjalan normal. Hanya kapasitas kami sesuaikan. Transfer produk Pertalite ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis juga masih berlangsung dari Tangki 36 T-101. Alhamdulillah bisa kami kendalikan, tutur Eko Sunarno.

Menurut dia, pihaknya juga melakukan upaya pemadaman secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor. Mudah-mudahan dengan sekali tembak bisa padam, ucap Eko Sunarno.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, kejadian kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sebab, seluruh pekerja di dalam area kilang, terutama yang berasal dari pihak ketiga, telah dievakuasi keluar.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap, untuk mengevakuasi sejumlah warga yang bermukim di dekat lokasi kebakaran. Arus lalu lintas di sekitar area kilang juga dialihkan dengan melewati jalan baru.

Kami didukung Kodim, Polres Cilacap, forkompimda, dinas lingkungan hidup, BPBD, semuanya bekerja sama. Mudah-mudahan kebakaran ini bisa kami tanggulangi dengan cepat, sehingga tidak berdampak terlalu besar terhadap operasional kilang, ucap Eko.

Artikel Asli