DIY Belum Terima Arahan Vaksinasi Anak dari Pusat

Nasional | republika | Published at Kamis, 11 November 2021 - 15:35
DIY Belum Terima Arahan Vaksinasi Anak dari Pusat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyebut belum menerima arahan lebih lanjut terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Saat ini, persiapan untuk vaksinasi anak pun sudah dilakukan.

"Belum ada arahan dari pusat, saya tadi malam baru cek ke dinkes, belum," kata Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (11/10).

Aji mengatakan, pihaknya sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi anak ini. Jika nantinya sudah ada lampu hijau dari pemerintah pusat, maka pihaknya akan menyegerakan pelaksanaan vaksinasi anak ini.

"Begitu ada bendera hijau dikibarkan, kita langsung suntik saja," ujarnya.

Pemerintah kabupaten/kota di DIY juga menyiapkan terkait vaksinasi anak ini, salah satunya Pemerintah Kota Yogyakarta. Berdasarkan data dari Dinkes Kota Yogyakarta, sasaran vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini mencapai sekitar 41 ribu anak.

"Jumlah tersebut kami peroleh dari Disdikpora Kota Yogyakarta, dimana jumlah yang dimaksud adalah siswa-siswi berusia 6-11 tahun yang bersekolah di Yogyakarta tanpa membedakan asal kependudukan," kata Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengolahan Data Sistem Informasi Kesehatan, Dinkes Kota Yogyakarta, Lana Unwanah.

Pihaknya belum dapat memastikan kapan akan memulai vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Hal ini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

Vaksinator untuk vaksinasi anak ini juga sudah disiapkan. Saat nantinya sudah ada arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat, maka pihaknya siap untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, skenario pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun juga tengah disiapkan. Vaksinasi anak ini direncanakan akan dilakukan di sekolah-sekolah, sentra vaksinasi dan di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Pertama, skenarionya kita memang melaksanakannya di sekolah. Kedua, skenarionya nanti di tempat umum (sentra vaksinasi) seperti XT Square dan puskesmas," kata Heroe.

Heroe menyebut, anak yang divaksin tidak hanya mereka yang berdomisili dan bersekolah di Kota Yogyakarta. Namun, pihaknya juga memfasilitasi anak yang berdomisili di luar daerah dan bersekolah di Kota Yogyakarta.

"Tapi, kadang-kadang ada juga orang Yogya yang sekolahnya tidak di Kota Yogya, maka kita memberikan kesempatan untuk (mendapatkan vaksinasi) di sentra (vaksinasi) yang umum," ujarnya yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut.

Artikel Asli