Pelaku Penusukan di Bawah Jembatan Ampera Ternyata Wanita, Kini Diamankan Polisi

Nasional | beritamusi.co.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 15:26
Pelaku Penusukan di Bawah Jembatan Ampera Ternyata Wanita, Kini Diamankan Polisi

Palembang Pelaku penusukan terhadap korban Herman (46), warga Rusun Blok 17, Lantai 3, Kecamatan IB I, Palembang, terjadi di bawah Jembatan Ampera, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Selasa (09/11/2021) sekira pukul 16.30 WIB, ternyata seorang wanita yakni Aslania (37).

Pelaku Aslania diamankan oleh Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang bersama anggota Polisi Wanita (Polwan), pimpinan Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing. SH. MH, Kamis (11/11/2021) sekira pukul 11.30 WIB di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang dan langsung digelandang ke Mapolrestabes Palembang untuk penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi. SH didampingi Kanit Pidum, AKP Robert P Sihombing. SH. MH mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengamankan pelaku penganiayaan dengan melakukan penusukan yang viral di medsos yang terjadi di bawah Jembatan Ampera.

Benar sekali, saat ini pelaku seorang perempuan inisial A sudah diamankan Unit Pidum dan Tekab 134 ke Mapolrestabes Palembang. Dan sedang dalam proses pendalaman terkait perbuatannya, ungkap Kompol Tri Wahyudi, Kamis (11/11/2021).

Korban Herman (46) merupakan warga Rusun Blok 17, Lantai 3, Kecamatan IB I, Palembang ini dianiaya dengan ditusuk dan ditendang oleh seorang wanita.

Sementara itu, dari keterangan pelaku Aslania mengatakan, nekat menusuk korban karena tidak terima perbuatan pelecehan dan kurang ajar yang dilakukan korban kepada dirinya.

Ya, saya tidak terima tubuh saya dilecehkan pak, barang saya diambilnya, ponsel dan dompet, bebernya.

Korban juga pernah hampir menyetubuhi dan tidak berhasil.

Korban itu tukang becak. Pernah saya hampir disetubuhi, pakaian saya sudah terbuka dan celana sudah turun, namun alhamdulillah tuhan melindungi sehingga tidak terjadi, kata Aslania.

Aslania menambahkan, bahwa pisau yang digunakannya untuk menusuk baru habis dia beli.

Pisau itu baru saya beli, perlu digunakan untuk memotong motong saat berjualan pakaian, bantal, ujarnya.

Peristiwa ini terjadi Selasa (9/11/2021) sekira pukul 16.30 WIB di bawah Jembatan Ampera, Kecamatan IT I, Palembang. Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara berlari dan meminta tolong ke Pos Lantas Ampera.

Oleh petugas polisi lalu lintas (Polantas) Pos Ampera korban langsung dibawa ke RS AK Ghani, Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif, Akibat mengalami luka tusuk diduga senjata tajam jenis pisau dibagian perut dan pipi sebelah kanan. (Abdus)

Artikel Asli