Sony Alpha 7 IV, Mirrorless Full Frame Buat Photo Enthusiast

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 14:26
Sony Alpha 7 IV, Mirrorless Full Frame Buat Photo Enthusiast

JawaPos.com Buat para photo enthusiast yang lagi cari-cari kamera baru dengan performa mumpuni dalam membidik gambar dan kecepatan tinggi, Sony Alpha Series generasi selanjutnya mungkin layak ditunggu.

Segera masuk Indonesia, Sony mengumumkan kamera dengan lensa yang dapat ditukar (interchangeable) Alpha 7 IV (model ILCE-7M4) dengan sensor gambar full-frame 33 megapiksel (kira-kira efektif) yang baru dikembangkan. Seri ini sebagaimana seri Alpha sebelumnya merupakan kamera mirrorless full frame.

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia mengklaim, Alpha 7 IV merupakan kamera yang sempurna untuk penggemar foto dan video, baik pemula maupun profesional. Dengan Alpha 7 III, kami menetapkan dasar untuk apa yang harus diberikan oleh kamera full-frame, dan sekarang saatnya untuk mendefinisikan kembali batasan tersebut melalui Alpha 7 IV, ujar Makiyama melalui keterangan resminya.

Dari segi jeroan, Alpha 7 IV juga menawarkan resolusi 33 MP. Model ini juga dikembangkan dengan mempertimbangkan lingkungan dengan menggunakan SORPLAS, plastik daur ulang asli Sony untuk bodi kamera dan kemasan dengan bahan yang dapat didaur ulang dan lebih sedikit plastik.

Dengan sensor gambar Exmor R CMOS back-illuminated full-frame 33 MP yang baru dikembangkan, kualitas gambar superior dan rentang sensitivitas ISO Lebar yang dapat diperluas hingga ISO 50-204800 tercapai.

Resolusi tinggi memungkinkan kamera untuk mengekspresikan gradasi halus, detail halus dan tekstur subjek sekaligus mengurangi noise. Rentang dinamis 15-stop memungkinkan rentang ekspresif yang luas, sementara pengaturan tampilan kreatif dapat membantu menciptakan tampilan orisinal dengan mudah baik untuk foto maupun video.

Mesin pemrosesan terbaru BIONZ XR yang digunakan di kamera unggulan Alpha 1 menghadirkan AF kecepatan tinggi, pemotretan secara kontinu tanpa hambatan pada 10 fps dengan pelacakan AF/AE dan buffer besar untuk pengalaman pemotretan yang mulus.

Alpha 7 IV juga bisa melacak subjek dengan Real-Time Tracking dengan 759 titik AF deteksi fase dalam sistem AF deteksi fase bidang fokus kepadatan tinggi yang mencakup sekitar 94 persen area gambar.

Selain itu, untuk pertama kalinya, Real-time Eye AF kini dapat melacak mata burung dan hewan untuk foto dan film, selain manusia. Akurasi pendeteksian untuk wajah dan mata manusia juga sekitar 30 persen lebih baik, dibandingkan dengan Alpha 7 III.

Buat video, Alpha 7 IV mewarisi teknologi yang diambil dari produksi film dunia nyata termasuk S-Cinetone, diadopsi dari kamera Cinema Line Sony yang telah diakui dan digunakan oleh berbagai pembuat film, serta pembuat konten untuk menghadirkan tampilan sinematik yang kaya.

Film berkualitas tinggi dicapai dengan perekaman 4K 60p dalam mode Super 35mm dan perekaman hingga 4K 30p dengan oversampling 7K dalam mode full-frame. Kamera baru ini juga dilengkapi 10-bit depth 4:2:2 color sampling untuk memungkinkan gradasi alami, pengodean intra-frame XAVC S-I untuk alur kerja pengeditan yang lebih efisien dan XAVC HS, untuk efisiensi kompresi dua kali lipat.

Untuk memenuhi kebutuhan kinerja AF yang presisi saat merekam video, fitur AF unik dicapai saat menggunakan Alpha 7 IV dengan lensa Sony E-mount, termasuk AF Assist yang mendukung transisi fokus saat menggunakan AF dan Focus Map yang memvisualisasikan depth of field.

Untuk pertama kalinya dalam seri Alpha, kamera baru ini memiliki fitur Breathing Compensation untuk memerangi focus breathing dan mempertahankan sudut pandang yang konsisten selama perubahan fokus serta dapat dinyalakan atau dimatikan.

Artikel Asli