Curi Perhatian, PUPR-BPJN Kalsel Tinjau Jembatan “Ekstrem” Desa Tanipah Banjar

Nasional | apahabar.com | Published at Kamis, 11 November 2021 - 14:01
Curi Perhatian, PUPR-BPJN Kalsel Tinjau Jembatan “Ekstrem” Desa Tanipah Banjar

apahabar.com, MARTAPURA Kondisi jembatan ekstrem di Desa Tanipah, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar akhirnya berhasil mencuri perhatian.

Sejumlah petugas dari Dinas PUPR Kabupaten Banjar hingga Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel ramai-ramai melakukan tinjauan.

Camat Aluh-Aluh, Harun Al Rasyid mengaku mendapat angin segar. Dalam waktu dekat, jembatan penghubung antara Desa Tanipah dengan Labat Muara itu akan diperbaiki.

Meski demikian, perbaikan hanya bersifat sementara atau dengan kata lain hanya mampu bertahan dalam waktu singkat. Beberapa tukang pun sudah didatangkan.

Kata pihak Dinas PUPR Kabupaten Banjar, jembatan akan diluruskan sehingga nantinya bisa digunakan anak-anak yang ingin berangkat sekolah, ucapnya, Kamis (11/11).

Di samping itu, lanjut dia, untuk perbaikan secara keseluruhan bakal dianggarkan pemerintah pada tahun 2022.

Kata Harus lagi, menirukan ucapan petugas BPJN Kalsel, Dinas PUPR Kabupaten Banjar bisa mengajukan perbaikan total tersebut kepada Kementerian PUPR.

Diharapkan nanti jembatannya lebih baik dari yang ada ini, ujarnya.

Sejatinya, kondisi jembatan yang tidak layak pakai ini memang sudah lama.

Tepatnya, pada setahun belakangan sudah tak boleh lagi dilintasi kendaraan, hanya dilewati para pejalan kaki.

Namun, ini seakan baru mendapat perhatian setelah beredar potret perjuangan sejumlah bocah berseragam SD berjalan meniti, sembari menyampingkan badan dengan berpegang erat pada kawat jembatan.

Camat Aluh-Aluh Harun Al Rasyid menjelaskan kondisi jembatan yang semakin ekstrem tersebut akibat hujan deras. Pada Senin (8/11) malam itu, kondisi air sungai juga cukup tinggi hingga menerjang badan jembatan.

Dia mengaku memang tak heran. Pasalnya, banjir maupun air pasang seperti ini sudah terjadi setiap tahun di kawasan tersebut.

Namun bisanya itu terjadi di bulan Desember, dan sebelumnya kebetulan tidak sampai membuat jembatan rusak, ujarnya.

Saat ini jembatan tersebut sudah ditutup. Akses Desa Tanipah-Labat Muara dialihkan ke jalan yang lebih layak.

Artikel Asli