Nasdem Bakal Dukung Jokowi Lagi Jika tak Dibatasi Konstitusi

Nasional | republika | Published at Kamis, 11 November 2021 - 13:52
Nasdem Bakal Dukung Jokowi Lagi Jika tak Dibatasi Konstitusi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan ada dua tugas yang harus dilakukan Partai Nasdem menjelang Pemilu 2024. Salah satunya yaitu mempersiapkan proses kesinambungan kepemimpinan yang akan datang.

Paloh mengaku, Partai Nasdem akan kembali mendukung Jokowi kalau masa jabatan presiden tidak dibatasi dua periode oleh konstitusi. "Kalau saja konstitusi kita tidak membatasi masa jabatan presiden itu hanya dua kali, saya tidak perlu lagi menjawab pertanyaan para kader partai ini, siapa calon presiden kita ke depan sesudah Jokowi. Siapa? Karena pasti iramanya, tone -nya sama dari atas sampai bawah, dari pimpinan sampai kader paling terendah, jawabannya satu, ya pasti Jokowi kembali," kata Paloh di Peringatan HUT ke-10 Partai Nasdem, Kamis (11/11).

Namun, Paloh memastikan Nasdem memiliki komitmen yang sama untuk patuh terhadap konstitusi. Begitu juga dengan Presiden Jokowi.

"Kita punya komitmen yang sama. Presiden Jokowi juga mempunyai moralitas komitmen yang sama, untuk menghargai konstitusi. Untuk menjaga konstitusi," ujarnya.

Ketum Nasdem mengaku bahwa keputusan partainya mendukung Presiden Jokowi sejak awal adalah keputusan yang tepat. Menurutnya, Jokowi piawai memimpin dengan kerendahan hatinya dan mau mendengarkan kritik.

"Kita bersyukur sekali lagi di bawah kepemimpinan yang begitu piawai, dengan segala kerendahan hati, terbuka mau menerima masukan, mau menerima kritik, mau menerima bahkan caci maki, bangsa ini bisa berdiri secara tegak dan mendapatkan apresiasi daripada bangsa-bangsa lain di permukaan bumi ini," kata Paloh.

"Jadi tidak salah, tepat sekali ketika sejak awal kita mendukung presiden Jokowi tanpa syarat," imbuhnya disambut tepuk tangan undangan yang hadir.

Selain itu, tugas lainnya yang harus dilakukan Partai Nasdem adalah mengawal kepemimpinan Presiden Jokowi hingga selesai. Hal tersebut dinilai penting agar jalannya administrasi pemerintahannya tetap efektif sampai akhir masa jabatannya. "Ini harus dikawal sepenuhnya dengan seluruh komitmen, kejujuran hati kita, kesiapan hati kita," tegasnya.

Artikel Asli