Waspadai Varian Delta Plus, PKS Minta Pemerintah Sosialisasi Potensi Gelombang Ketiga

Nasional | rmol.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 13:14
Waspadai Varian Delta Plus, PKS Minta Pemerintah Sosialisasi Potensi Gelombang Ketiga

RMOL.Virus Covid-19 varian AY.4.2 atau Delta Plus telah masuk ke Malaysia setelah menjadi satu penyebab naiknya kembali kasus Covid-19 di Inggris dan sejumlah negara.

Kemunculan Varian Delta Plus harus diwaspadai oleh Indonesia agar varian baru virus mematikan itu tidak menjadi ancaman rakyat.

Anggota Komisi IX DPR RI F-PKS Kurniasih Mufidayati mendesak pemerintah melakukan pengetatan dan pelacakan, khususnya mereka yang datang dari negara-negara yang sudah ada varian Delta Plus.

"Pemerintah mengonfirmasi varian Delta Plus lebih berbahaya sehingga perlu dilakukan pengetatan secara temporer dari negara-negara yang tinggi tingkat penyebaran varian Delta Plus," papar Mufida dalam keterangannya, Kamis (11/11).

Pengetatan perlu dilakukan karena saat ini kebijakan terbaru terkait karantina usai datang dari luar negeri cukup 3x24 jam bagi mereka yang sudah vaksin lengkap.

Bagi Mufida, pengurangan waktu karantina dari luar negeri bisa menjadi titik lemah masuknya varian-varian baru ke Indonesia.

"Terdeteksinya kasus Delta Plus di Malaysia dibawa dari pelajar yang sekolah di Inggris. Terdeteksi negatif saat tes PCR pertama tapi terkonfirmasi terkena varian Delta Plus saat menjalani karantina. Jika karantina kita diperpendek ada kemungkinan lebih besar masuknya varian Delta Plus ini lebih mudah, katanya.

Ia melihat ada dua titik kritis yang patut diwaspadai pemerintah jelang akhir tahun ini.

Pertama adalah varian baru dari luar negeri yang jadi ancaman dari luar. Kedua, antisipasi gelombang ketiga usai pelonggaran di dalam negeri.

"Ada kenaikan tren kasus di di 155 kota/kabupaten dalam seminggu terakhir dan di tiga kota dalam tiga minggu terakhir. Nampaknya memang harus diwaspadai betul datangnya gelombang ketiga. Karena pada saat yang sama, pelonggaran sudah terjadi dimana-mana dan banyak sektor, imbuhnya.

Mufida meminta pemerintah baik pusat maupun daerah menyiapkan skenario menarik rem darurat pelonggaran yang sudah dibuat jika terjadi kenaikan kasus yang cepat.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat perlu diingatkan akan munculnya potensi gelombang ketiga.

"Siapkan mitigasi belajar dari gelombang kedua. Tetap siagakan tempat isoman, jamin ketersediaan obat, oksigen dan tetap siagakan Satgas hingga level RT/RW, demikian Mufida. []

Artikel Asli