Proses Sertifikasi, Rencana Fasilitas Olahraga Hingga Youth Center

Nasional | radarjogja | Published at Kamis, 11 November 2021 - 12:49
Proses Sertifikasi, Rencana Fasilitas Olahraga Hingga Youth Center

RADAR JOGJA Pemerintah Kota Jogja mendapatkan hibah tanah seluas 7.670 meter persegi dan 200 meter persegi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tanah ini awalnya merupakan sengketa atas kasus korupsi mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dua bidang tanah tersebut memiliki nilai Rp. 55.323.251.000.

Tanah ini berada di persimpangan antara jalan Jogokariyan dan jalan D.I Panjaitan Mergangsan Kota Jogja. Lokasinya berada di pojokan dengan posisi hook atau memiliki dua sisi menghadap jalan. Saat ini tanah tersebut masih dipagar besi mengelilinginya lahan.

Benar kami Pemkot Jogja alhamdulillah mendapatkan hibah tanah seluas 7000 meter persegi lebih. Hibah dari KPK atas persetujuan Kementerian Keuangan, jelas Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi ditemui di Kantor Kemantren Mergangsan, Kamis (11/11).

Heroe menuturkan saat ini tanah dalam proses pengurusan dokumen pertanahan. Guna melengkapi syarat administrasi sertifikasi legalitas tanah. Kedepannya tanah ini akan berstatus milik Pemkot Jogja.

Untuk saat ini, tanah sudah proses administrasi sertifikasi, katanya.

Terkait pemanfaatan, Heroe mengaku Pemkot Jogja mendapatkan banyak masukan. Terbanyak adalah pemanfaatan tanah sebagai ruang dan fasilitas publik. Terlebih letaknya cukup strategis berada di tengah kota.

Beberapa masukan kepada Pemkot Jogja adalah menjadikan lahan sebagai lapangan olahraga. Adapula yang menyarankan sebagai youth center. Sehingga dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat untuk warga Kota Jogja.

Ini jadi jawaban, saat kesulitan mencari tanah untuk fasilitas umum, untuk ruang publik di tengah kota. Bisa jadi fasilitas olahraga, GOR, youth center atau apapun. Masih dibahas lebih lanjut, ujarnya. (Dwi)

Artikel Asli