Uji Coba PTM, Sembilan Siswa SMA Positif Covid-19

Nasional | radarjogja | Published at Kamis, 11 November 2021 - 12:49
Uji Coba PTM, Sembilan Siswa SMA Positif Covid-19

RADAR JOGJA Saat penularan dari klaster takziah di Sedayu melandai, muncul klaster baru di Kulonprogo. Pelaksanaan uji coba PTM di Kulonprogo ditemukan kasus positif Covid-19 pada sembilan siswa dari salah satu sekolah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan, sekolah yang menjadi lokasi penularan itu diketahui merupakan salah satu SMA negeri di wilayah Kapanewon Wates. Total ada sembilan siswa (positif Covid-19), tiga siswa diantaranya berasal dari Wates, kemudian dua orang dari Pengasih, serta dari kapanewon Nanggulan, Sentolo dan Kokap masing-masing satu siswa, ungkapnya kemarin (10/11).

Pihaknya pun kini baru melakukan tracing terhadap tiga siswa yang terkonfirmasi positif serta berkoordinasi dengan Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdikpora DIJ untuk tindak lanjutnya. Karena kewenangan pengelolaan SMA di Pemprov DIJ.

Dari hasil penelusuran gugus tugas, Sekretaris Dinas Kesehatan Kulonprogo itu menyatakan, salah satu siswa diketahui sempat berjalan-jalan di salah satu mall yang ada di Kota Jogja sebelum dinyatakan positif. Sementara untuk siswa lainnya sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan. Hingga saat ini total sudah 126 kontak erat yang kami tracing, meliputi teman satu kelas dan guru yang berinteraksi selama tiga hari terakhir dengan para siswa, ujar Baning.
Untuk saat ini, lanjut Baning, aktivitas PTM di sekolah yang menjadi lokasi penularan juga dihentikan sementara hingga 15 hari kedepan. Kemudian pembelajaran bagi para siswa dikembalikan lagi menjadi online atau dalam jaringan (daring).

Ia menambahkan, untuk jenjang SMA sendiri total ada 87 siswa yang dijadikan sampel tes Swab PCR acak. Kemudian pada jenjang SD total ada 67 siswa di dua wilayah yang dijadikan sampel. Hingga saat ini untuk jenjang SD pihaknya belum mendapat temuan kasus positif. Dalam pengambilan sampel di sekolah yang menyelenggarakan PTM gugus tugas diketahui mengambil 10 persen dari total penduduk sekolah. Dengan menyasar siswa maupun guru pada tiap sekolah. Untuk SMA kami menemukan sembilan positif dari 87 sampel. Lalu salah satu SD di Temon 34 sampel hasilnya semuanya negatif dan di wilayah Kalibawang masih ada 33 siswa SD yang hasilnya belum keluar, ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo menyampaikan, pada jenjang SMP seluruh sekolah terlah resmi menyelenggarakan PTM.

Kemudian pada jenjang SD sudah ada sekitar 300-an sekolah yang menggelar PTM. Ia menegaskan, Swab PCR acak tersebut penting dilakukan guna memastikan PTM benar-benar aman dari penularan Covid-19. Sehingga siswa maupun guru benar-benar terbebas dari paparan virus selama kegiatan berlangsung. (inu/pra)

Artikel Asli