BANK BTN Kenalkan Fitur GPM KPR BTN Gaess for Millenial

Nasional | radarjogja | Published at Kamis, 11 November 2021 - 11:26
BANK BTN Kenalkan Fitur GPM KPR BTN Gaess for Millenial

RADAR JOGJA Setelah dirilis akhir Oktober 2021 lalu, fitur Graduated Payment Mortgage (GPM) pada KPR BTN Gaess for Millenial gencar disosialisasikan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Salah satunya lewat ajang roadshow di lima kota besar di Indonesia. Fitur GPM digagas Bank BTN untuk menggaet para millenial untuk membeli rumah dengan KPR BTN Gaess For Millenial.

Fitur tersebut memudahkan milenial karena angsurannya cenderung ringan di beberapa tahun pertama. Tentunya dengan perhitungan suku bunga kredit yang lebih kompetitif. Roadshow tersebut dilakukan untuk mengejar target pencapaian penyaluran KPR Non Subsidi yang tahun ini dipatok Rp 10,3 triliun.

Kami melakukan roadshow untuk melakukan pendekatan langsung ke millenial yang saat ini menjadi segmen yang paling diincar BTN, kami harapkan KPR BTN Gaess for Millenials ini dapat mendominasi 60 persen dari keseluruhan penyaluran KPR non Subsidi, jelas Primary Mortgage Officer BTN Ajeng Sista Palupi Cakradiwi di Jogjakarta, Jumat (5/11).

Untuk mengejar target tersebut, Bank BTN menggelar roadshow di Daerah Istimewa Jogjakarta, Medan, Surabaya, Bandung dan Makassar. Lima kota tersebut, menurut Ajeng, memiliki potensi besar karena populasinya tinggi. Termasuk dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya juga besar. Selain itu juga memiliki jumlah penduduk usia millenial cukup banyak.

Kami pernah melakukan roadshow ini saat pertama kali KPR BTN Gaess for Millenial diluncurkan ditahun 2018 di kota yang sama dan berhasil menarik animo yang tinggi, tahun ini kami harap juga demikian apalagi ekonomi sudah mulai pulih, dan sektor properti bangkit, kata Ajeng.

Menurut Ajeng, fitur GPM yang disematkan dalam KPR BTN Gaess for Millenials sangat tepat dimanfaatkan oleh para milenial yang memiliki perencanaan keuangan matang. Fitur ini sesuai dengan kondisi finansial dan tidak tidak terlalu membebani kantong karena pada 2 tahun pertama cicilannya ringan.

Adapun Fitur GPM yang diunggulkan antara lain suku bunga promo lebih rendah. Dengan perhitungan secara berjenjang sebesar 4,75 persen selama 2 tahun pertama pinjaman. Dibandingkan dengan KPR biasa yang menggunakan skema fix and cap, skema ini cukup ringan.

Kalau KPR biasa, bunga naik 1 persen tiap tahun selama 3 tahun pertama. Sehingga besar angsuran GPM lebih rendah dibanding angsuran KPR reguler pada awal masa kredit. Setelah itu, pembayaran angsuran akan meningkat secara stabil sesuai dengan asumsi kenaikan penghasilan calon debitur setiap tahunnya, ujarnya.

Ajeng menjelaskan keringanan cicilan yang dimaksud dengan simulasi sebagai berikut, jika milenials membeli rumah seharga Rp 500 juta dengan uang muka 5 persen, maka angsuran awal dengan fitur GPM, hanya perlu mencicil Rp 2,8 juta per bulan. Sementara tanpa fitur GPM cicilannya akan mencapai sekitar Rp 3,1 juta.

Adapun untuk dapat mengajukan aplikasi KPR BTN Gaess for Millenials dengan fitur GPM ini, nasabah harus memenuhi sejumlah syarat. Pertama berusia 21 hingga 35 tahun, lalu memiliki pekerjaan dan status sebagai karyawan tetap dengan penghasilan tetap., katanya.

Dengan penambahan fitur anyar pada KPR BTN Gaess For Millenial, Ajeng berharap Bank BTN menjadi Top of Mind para millenial ketika ingin membeli rumah. Seperti yang diketahui, Bank BTN tahun ini mengejar pertumbuhan KPR Non Subsidi di atas Rp 10,3 triliun. Adapun realisasi KPR BTN Gaess For Millenial sejak tahun 2019 sampai dengan September 2021 telah mencapai Rp 15,2 triliun. (obi/dwi)

Artikel Asli